detikcom memantau lokasi pengeroyokan Serka Nanang di depan Pos Terpadu RT 017/07, Jalan Karet Pasar Baru Barat 2, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2015) pukul 01.40 WIB. Lokasi yang dijadikan pasar malam ini sudah sepi usai peristiwa terjadi.
Di jalan di lokasi tampak ada ceceran darah yang sudah mengering. Darah itu diduga merupakan ceceran darah anggota Puspom AL Kelapa Gading, Jakarta Utara, tersebut.
Di lokasi tampak pula sekitar 20-an polisi dari Polres Jakarta Pusat. Mereka sedang meminta keterangan warga guna mencari pelaku pengeroyokan Serka Nanang yang diduga jumlahnya sekitar 6 orang pemuda.
Salah seorang warga, Solihin mengatakan, Serka Nanang dikeroyok, Kamis (4/6) pukul 20.30 WIB di lokasi yang tengah dijadikan pasar malam. Tak lama berselang setelah peristiwa itu pasar malam dibubarkan.
"Ada mobil dan anggota datang, (pasar malam) dibubarkan paksa. Semua disuruh bubar, nggak boleh keluar rumah dulu," ucap Solihin.
Pengeroyokan Serka Nanang bermula ketika dia bersama istrinya Noni dan kedua anaknya selesai berbelanja di pasar malam dengan menggunakan motor Yamaha Mio. Saat hendak pulang dan mengeluarkan motor dari parkiran, motor korban bersenggolan dengan motor pengendara lainnya.
Serka Nanang dan pemotor itu pun terlibat cekcok mulut. Tak lama berselang, ia dikeroyok sekitar 6 orang pemuda dengan cara ditendang, dipukul, dan diinjak-injak.
Akibat pengeroyokan itu, Serka Nanang disebut mengalami luka memar pada tubuhnya, terutama bagian wajah. Ia telah dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS TNI AL Mintoharjo, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan penanganan.
(bar/bar)










































