Laju Berkendara di Jakarta Hanya 5 Km/jam, MRT Diharapkan Jadi Solusi

Laju Berkendara di Jakarta Hanya 5 Km/jam, MRT Diharapkan Jadi Solusi

Nur Khafifah - detikNews
Kamis, 04 Jun 2015 23:22 WIB
Laju Berkendara di Jakarta Hanya 5 Km/jam, MRT Diharapkan Jadi Solusi
Jakarta - Mass Rapid Transit (MRT) diharapkan dapat menjadi salah satu solusi besar untuk mengatasi kemacetan Jakarta. Sebab transportasi massal ini dapat menampung hampir seribu orang dalam setiap perjalanannya.

Sementara saat ini kemacetan di Jakarta sudah sangat parah. Dari data yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS), sejak 3 tahun yang lalu, kecepatan berkendara di Jakarta pada jam-jam sibuk hanya berkisar 5 km per jam.

Maka tak salah lagi jika banyak warga yang mengeluh tua di jalan. Sebab waktu yang mereka tempuh untuk menuju tiap-tiap lokasi di Jakarta terlalu lama. Misalnya saja untuk menuju ke Manggarai dari Pasar Minggu dibutuhkan waktu 95 menit dengan laju berkendara 6,1 km per jam.

‎"Sedangkan dari Cilandak ke Monas bisa 100 menit karena kecepatan‎ berkendara hanya 9,4 km per jam," kata Project Manager Elevated PT MRT Jakarta, Heru Nugroho di Hotel Pullman, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (5/6/2015).

‎Padahal menurutnya, pada tahun 1985, laju kendaraan dari Pasar Minggu ke Manggarai sekitar 22 menit. Sementara Cilandak ke Monas hanya 38 menit.

Banyaknya kendaraan pribadi inilah yang menyebabkan kemacetan semakin tak terhindarkan. Masyarakat masih banyak yang lebih memilih menggunakan kendaraan mereka masing-masing karena lebih nyaman dan relatif aman.

Untuk itulah Pemprov DKI Jakarta membangun transportasi massal yang efektif dan nyaman bagi para penumpang, salah satunya MRT. Diharapkan transportasi yang rencananya dapat dioperasikan pada tahun 2018 mengurangi tingkat kemacetan ‎parah di Jakarta.

(kff/bar)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini