detikcom, Kamis (4/6/2015) mendatangi kos tersebut yang terletak di Jalan KH Agus Salim RT 02/04 Kelurahan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Garis polisi terlihat membentang di depan area kamar.
Menurut Waluyo, petugas Linmas yang berjaga di sana, ada 12 kamar di indekos tersebut. Harga sewanya Rp 300 ribu per bulan. Kondisi kamar-kamarnya didominasi cat biru dan tampak kusam.
Terlihat sekilas di dalam kamar pembunuhan, ada sejumlah baju yang sudah rapi tersimpan di dalam tas dan kardus. Di atasnya ada antena, namun tak ada televisi.
"Ketahuan pas ada warga yang ngasih tahu kalau ada yang meninggal. Setelah siap-siap ke TKP, kosannya ternyata yang meninggal bukan penghuni kos, tapi pacarnya," kata Waluyo soal kejadian pembunuhan tersebut.
"Nggak lama polisi datang langsung memeriksa penghuni kostan. Ini saksi kiri kanan kamar kosan ini dibawa ke Polres untuk disidik," sambungnya.
Kini, kamar tersebut masih tak berpenghuni. Arifin harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena sudah membunuh Monica dengan boneka pink. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pekerja di toko elektronik itu membunuh kekasih yang tinggal bersamanya karena kesal dimarahi.
(edo/mad)










































