"Bilang ke Pak Prasetio, janganlah menganak-tirikan PKB," ujar Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Hasbiallah Ilyas saat dihubungi, Kamis (4/6/2015).
Karena PKB menolak HMP, PKB tak akan datang ke rapat paripurna tentang HMP nanti. Harapannya, agar rapat paripurna soal HMP itu tidak kuorum.
"PKB tak akan datang paripurna. Bila saja PDIP dan PKB tak datang, itu sudah tidak kuorum," ujar Hasbiallah.
Namun, sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi yang juga dari PDIP belum bisa memastikan apakah fraksi PDIP akan hadir di paripurna atau tidak. Kembali ke PKB, beranggotakan enam orang ini tak akan hadir di paripurna soal HMP. Hasbiallah yakin semua anggota bakal patuh, maka tak ada sanksi yang disiapkan bagi yang 'mbalelo'.
"Mereka patuh dengan partai," kata Hasbiallah.
Soal Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) Rabu (3/6) kemarin, yang menunjukkan bahwa hanya Hanura dan PDIP yang menolak HMP, Hasbiallah menyatakan dirinya tak hadir. Dia diwakilkan oleh Sekretaris Fraksi PKB Mualif.
"Kemarin saya pikir Rapimgab membahas Perda Kebudayaan Betawi dan Perda lain-lain, tau-taunya membahas tentang HMP. Karena saya anggap tidak begitu penting, saya tidak hadir. Karena pembahasan HMP kami pikir sudah selesai," tutur Hasbiallah.
Hasbiallah menyatakan Mualif memang curhat dalam Rapimgab itu, bahwa secara pribadi Mualif mendukung HMP. Namun PKB secara kepartaian menolak HMP, dan menurut Hasbiallah Mualif akan bersikap tegak lurus kepada keputusan partai.
"Beliau (Sekretaris Fraksi PKB Mualif) curhat saja. Pak Mualif mengatakan ini pendapat pribadi saya, bukan pendapat partai. Akhirnya, Pak Mualif juga akan menolak HMP," tutur Hasbiallah.
(dnu/van)











































