Metro TV Kerja Sama dengan Aljazeera Cari Meutya & Budiyanto
Jumat, 18 Feb 2005 15:12 WIB
Jakarta -
Metro TV menjalin kerja sama dengan Aljazeera untuk mencari keberadaan Meutya Hafid dan Budiyanto yang dinyatakan hilang di Irak."Kita sudah menjalin dengan teman-teman yang ada di sana dan temannya teman kami yang ada di sana juga. Kami bekeja sama dan mengontak Aljazeera untuk perkembangan lebih lanjut," kata Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Salamun usai mengadakan pertemuan dengan Departemen Luar Negeri di Departemen Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta, Jumat (18/2/2005).Dikatakan dia, Meutya Hafid dan Budiyanto ditugaskan meliput pemilu di Irak sejak tanggal 1 hingga 12 Februari 2005. "Selama hampir dua minggu tidak ada kesulitan apa-apa. Laporan rutin, kami terima walaupun dalam hal-hal tertentu kita kesulitan untuk kontak," ujar Salamun.Setelah 12 hari di sana, kata dia, sebenarnya keduanya sudah harus balik. Namun setelah sampai di Yordania, Metro TV memutuskan untuk menugaskan mereka kembali ke Irak guna meliput tahun baru Islam di Karbalah."Mereka berangkat Selasa 15 Februari dan kita dapat kontak hari Selasa bahwa mereka sedang dalam perjalanan menuju Baghdad. Ini ditunjukkan dengan adanya SMS ke korlip yang menjelaskan mereka sudah di Irak," ungkap Salamun."Sejak Selasa sore tidak ada kontak lagi. Saat itu, kita masih merasa mungkin karena adanya blank spot bahwa itu kehilangan kontak," lanjutnya.Dalam kesempatan itu, Metro TV menyampaikan terima kasih kepada Deplu karena sudah mengambil langkah yang cepat untuk mengatasi masalah. "Kami mendukung langkah tersebut untuk menemukan dua teman kami," demikian Don Bosco Salamun.
(aan/)










































