"Tadi pagi itu ada penyerahan hasil pemeriksaan laporan keuangan 2014. Hasilnya dari BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian," ungkap Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Kantor Kompolnas, Jl Tirtayasa 7, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (3/5/2015).
Opini WTP ini juga didapat Polri untuk laporan keuangan tahun 2013. Predikat WTP 2 tahun berturut-turut yang diterima Polri menurut Badrodin menjadi pemacu agar institusi yang ia pimpin bisa semakin lebih baik lagi.
"2013 juga sama. Saya pikir ini cukup bagus, walaupun demikian tentu kami juga masih harus ke dalam meningkatkan kemampuan para Kasatker, para pengemban fungsi keuangan, itu untuk bisa mempertahankan wajar tanpa pengecualian," kata Badrodin.
Pasalnya, kata Kapolri, tahun BPK akan menerapkan sistem yang berbeda terkait penyusunan laporan keuangan. Sistem tersebut akan membuat Polri harus bekerja lebih keras lagi untuk mempertahankan predikat WTP.
"Tahun depan sudah dengan sistem aktual, berbeda. Ada 7 komponen yang harus dibuat, kalau sekarang baru 4 nanti ada 3 lagi. Nah tentu ini tugas-tugas agak berat untuk mempertahankan itu," pungkas Jenderal Bintang 4 tersebut.
(ear/ahy)