"Sampai detik ini, saya masih BBM-an (Blackberry Messenger) dengan Pimpinan DPR. Bahkan sebagai menteri-pun, saya masih lobi-lobi dengan Pimpinan DPR. Saya ingin supaya ini segera 'clear' di Komisi mana kita bermitra," tutur Marwan di Rapat Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2015).
Marwan yang juga mantan Ketua Fraksi PKB DPR ini menuturkan, seharusnya hari ini ada rapat pengganti Badan Musyawarah yang dipimpin Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Namun Taufik yang dari PAN itu dipanggil Hatta Rajasa, rapat-pun tak jadi.
"Akan diserahkan ke Pak Fadli Zon (Wakil Ketua DPR) untuk rapat pengganti Bamus. Saya ingin, besok sudah ada keputusan yang jelas soal Kementerian saya ini berada di Komisi berapa," tutur Marwan.
Marwan menegaskan sebetulnya upaya lobi-lobi itu bukanlah tugasnya selaku pihak eksekutif. Namun karena Marwan ingin Kementeriannya segera dapat mitra komisi di DPR, maka Marwan harus turun tangan.
"Ini sebetulnya rumah tangga DPR ini, bukan rumah tangga eksekutif. Meski begitu, saya berkomitmen membantu ini," ujarnya.
(dnu/van)











































