Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Marwan Jafar mengadakan rapat kerja dengan Komisi II DPR. Namun sebelum rapat itu dimulai secara langsung, anggota-anggota Komisi mempermasalahkan kemitraan kementerian itu. Kementerian Desa belum memiliki mitra komisi yang jelas di DPR.
"Pak menteri yang sangat saya sayangi, sayangnya belum ada kepastian Kementerian Desa itu masuk komisi mana," kata anggota Komisi II dari Fraksi Golkar Agung Widyantoro dalam rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2015).
Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II Rambe Kamarulzaman. Rapat ini sedianya dimulai pukul 14.00 WIB, namun pembahasan soal kejelasan mitra Kementerian Desa membuat pembahasan substansi rapat menjadi telambat dimulai, sekitar pukul 15.30 WIB.
"Mereka ini mitra komisi berapa? Kalau ada masalah larinya ke Komisi II, tapi Komisi II hak-haknya nggak dapat," kata anggota dari PDIP Arteria Dahlan.
Sejumlah anggota minta rapat ditunda sampai mitra Kementerian Desa ditetapkan. Namun sebagian lagi menerima rapat ini agar dilanjutkan ke pembahasan pokok permasalahan.
"Pak Menteri ini sudah jelas-jelas mau sama kita kok. Etika kita orang Timur, kalau ada tamu datang ya kita terima lah," tutur anggota dari NasDem Rufinus Hotmaulana Hutauruk.
Akhirnya Pimpinan Rapat, Rambe, melanjutkan rapat ini agar masuk ke materi pembahasan. "Saya kira bisa kita mulai," kata Rambe.
Memang, pada periode lalu, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi masuk menjadi mitra Komisi IX. Namun kini ada nomenklatur baru yakni Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Ternyata pembahasan kemitraan ini sudah dibahas lewat Badan Musyawarah (Bamus), namun belum juga menghasilkan keputusan pasti.
Ternyata, Menteri Desa Marwan Jafar tak tinggal diam dalam ketidakjelasan ini. Dia mengaku sudah menghubungi Pimpinan DPR agar DPR memastikan mitra Komisi dari Kementeriannya.
"Sampai detik ini, saya masih BBM-an dengan Pimpinan DPR. Bahkan sebagai menteri-pun, saya masih lobi-lobi dengan Pimpinan DPR. Saya ingin supaya ini segera 'clear' di Komisi mana kita bermitra," tutur Marwan yang juga mantan Ketua Fraksi PKB DPR ini.
Marwan menuturkan bahwa seharusnya hari ini ada rapat pengganti Badan Musyawarah yang dipimpin Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Namun Taufik yang dari PAN itu dipanggil Hatta Rajasa, rapat-pun tak jadi.
"Akan diserahkan ke Pak Fadli Zon (Wakil Ketua DPR) untuk rapat pengganti Bamus. Saya ingin, besok sudah ada keputusan yang jelas soal Kementerian saya ini berada di Komisi berapa. Ini sebetulnya rumah tangga DPR, bukan rumah tangga eksekutif," tutur Marwan.
(Danu Damarjati/Elvan Dany Sutrisno)
Ternyata Menteri Desa Belum Punya Mitra Kerja di DPR
Rabu, 03 Jun 2015 16:43 WIB
Jakarta -











































