Ketua DPR: Pergantian Panglima TNI Lebih Cepat Lebih Baik
Jumat, 18 Feb 2005 11:47 WIB
Jakarta - Belum diketahui kapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mengajukan calon panglima TNI ke DPR. Namun, menurut Ketua DPR Agung Laksono, pergantian panglima TNI lebih cepat lebih baik. Hal ini disampaikan Agung kepada wartawan di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (18/2/2005) seusai menghadiri pelantikan KSAD, KSAU, dan KSAL. Menurut Agung, DPR tidak bisa menetapkan batas waktu kepada presiden tentang pengajuan calon panglima TNI itu. "Tidak ada time frame presiden harus mengajukan calon panglima TNI ke DPR. DPR menunggu saja, tapi lebih cepat lebih baik," kata Agung. Menurut Agung, hal yang sama juga berlaku untuk pergantian Kapolri. Seperti diketahui, kini ada empat calon panglima TNI yang dimiliki presiden. Keempatnya adalah mantan KSAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, KSAD Letjen Joko Santoso, KSAU Marsekal Madya Joko Suyanto, dan Laksamana Madya Slamet Soebijanto. Ryamizard sendiri setelah posisi KSAD dialihkan ke Joko Santoso, belum mendapatkan pos baru. Sebelumnya, nama Ryamizard disebut paling kuat berpeluang menjadi panglima TNI. Namun, peta kemungkinan berubah, karena presiden bisa saja memilih tiga kepala staf yang baru untuk memimpin TNI.
(asy/)











































