Kedua acara ini dilakukan setelah kubu Ical dan Agung dimediasi oleh Wapres Jusuf Kalla untuk menghadapi Pilkada serentak. Selain itu PTUN dan PN Jakarta Utara juga telah mengeluarkan putusan bahwa kepengurusan yang diakui adalah hasil Munas Riau tahun 2009.
Pada kepengurusan Munas Riau yang menjabat sebagai Ketum adalah Ical dan didampingi Sekjen Idrus Marham. Jika Ical cs mengikuti keputusan dua pengadilan itu, maka acara malam hari ini mengatasnamakan kepengurusan Golkar versi Munas Riau.
Pada kepengurusan itu pun Agung Laksono menjabat sebagai Waketum. Tetapi Agung mengaku tak diundang untuk hadir.
"Tidak ada undangan. Terserah mereka mau bikin acara apa, kami juga sudah gelar Rapimnas. Kalau hari ini kami gelar Musda dan memilih pengurus baru karena yang lama sudah demisioner," kata Agung saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2015)
Sementara itu Bendum Golkar kubu Ical, Bambang Soesatyo menyebut bahwa malam hari ini khusus konsolidasi pengurus hasil Munas Bali. Ada pun agenda rapat malam hari ini adalah membahas hasil PTUN dan PN Jakarta Utara, serta persiapan menghadapi Pilkada serentak.
"Malam ini khusus konsolidasi Munas Bali dengan DPD I se-Indonesia," ujar Bendum Golkar Bambang Soesatyo saat dikonfirmasi terpisah.
(Bagus Prihantoro Nugroho/Rivki)










































