"Insya Allah, Tuhan bantu dan ternyata Allah memberikan PPP jalan dengan mudahnya Pak Prabowo sampaikan Gerindra siap berkoalisi dengan PPP, dalam kesulitan luar biasa Allah memberikan jalan itu, Gerindra siap berkoalisi dengan PPP untuk memajukan kader-kader potensial yang punya kemampuan," ujar Djan di Kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2015).
"Saat ini Gerindra, kalau enggak cukup kita bisa ajak PAN, PDIP, koalisi itu terbuka untuk semua partai, itu wajar, karena dari PDIP juga datang ke tempat kita untuk berkoalisi," lanjut dia.
Dia mengibaratkan koalisi dengan Gerindra di Pilkada ibarat menumpang mobil. Sehingga PPP akan mengikuti aturan si 'pemilik mobil' untuk mencapai tujuan.
"Koalisi dengan Gerindra, koalisi, ikut pilkada melalui, 'kamu mau pulang kemana? Naik mobil saya mau enggak nanti saya antarkan?' Begitu jadi kepala daerah, kalau kader kita potensial mampu kita ajukan kepada Gerindra sebagai Bupati, Gubernur, Walikota, iya kan, saya ajak sebagai penumpang, nah penumpang itu harus qualified, satu saja, jadi di Gerindra sama," kata Djan.
Menurut dia nantinya PPP akan mengatasnamakan partai sendiri, sehingga nanti akan ada surat resmi dari DPP yang dia tandatangani. Mengani mekanismenya pun disebut sesuai dengan aturan yang berlaku.
"DPP PPP membuat surat usulan kepada Gerindra ini kader kami yang ingin kami ajukan sebagai calon kepala daerah kepada parpol," sebut dia.
(Bagus Prihantoro Nugroho/Rivki)











































