"Kawan-kawan nanti lihat. Saya janji pada teman-teman, saya akan bongkar kasus besar. Waktu itu saya sampaikan 3 kasus besar. Nantinya akan terus bertambah, tidak hanya 3 saja. Saya pasti akan lakukan itu, tanpa ada kita main-main. Silakan masyarakat umum awasi. Lihat saya dan jajaran saya bekerja," ujar Buwas kepada wartawan usai meresmikan di Jalan Wijaya, Jaksel, Selasa (2/6/2015).
Penanganan kasus besar ini, menurut Buwas, tak hanya terkait kasus-kasus besar yang saat ini telah muncul ke permukaan. Namun beberapa kasus besar yang selama ini tersembunyi dan tak diketahui publik, dan semua akan menjadi prioritas.
"Termasuk penanganan yang dilaporkan, tidak ada yang tidak kita prioritaskan," jelasnya.
"Saya kan tangani kasus seluruh Indonesia. Di kala ada satuan saya yang tangani kasus, saya wajib memberikan petunjuk teknis. Jadi kalau ada kasus saya beri petunjuk teknis, di beri langkah-langkah agar cepat terungkap," ungkapnya.
Kasus-kasus besar yang mendapat petunjuk teknis langsung dari Buwas juga menyangkut ketersangkaan seseorang dalam sebuah perkara, yang menurutnya merupakan hal yang sensitif. "Ya tentunya seperti ketersangkaan seseorang juga sensitif. Karena mentersangkakan seseorang tanpa bukti cukup juga sensitif," sambung Buwas.
Walaupun begitu, saat ini dia tak mau membeberkan apa saja kasus besar yang ingin diungkap oleh Polri, karena hal tersebut masuk ke dalam teknis penyelidikan.
β"Nanti-nanti, ini teknis penyelidikan. Saya tidak katakan itu, ikuti saja penanganan yang dilakukan Bareskrim dan jangan dikaburkan atau dibelokkan hal lain. Ada banyak orang berkepentingan pada saat-saat ini," tutupnya.
(Rini Friastuti/Mega Putra Ratya)











































