Pencurian Kabel KRL Jadi Diskusi Ramai Milis KRL-Mania

Pencurian Kabel KRL Jadi Diskusi Ramai Milis KRL-Mania

- detikNews
Jumat, 18 Feb 2005 11:04 WIB
Jakarta - Para pengguna setia KRL di Jabotabek punya mailing list (milis) sebagai ajang curhat soal KRL. Nama milis itu KRL-Mania. Jumat (18/2/2005) ini pengguna KRL menjerit karena perjalanan mereka terganggu gara-gara kabel KRL sepanjang 400 meter nyaris dicolong maling. Peristiwa kemalingan ini menjadi diskusi hangat di milis yang beranggotakan 337 orang itu. Milis itu dirilis pada 17 Oktober 2003."Selamat, saya ucapkan kepada orang yang telah sukses menyolong kabel jalur Serpong, sehingga Serpong - Pd Ranji KRL tidak bisa jalan....Tapi untungnya Serpong punya kereta diesel, jadi saya usul kepada malingnya kalo nyolong lain kali relnya aja Mas. Biar semua keretanya gak bisa jalan...Sepanjang perjalanan saya hanya bisa nyayi "perjalanan ini sungguh sangat menyedihkan....," tulis Harry Sutanto yang pertama kali memosting pesan adanya aksi maling itu.Jonathan Jacob, anggota milis yang lain, mempertanyakan trik pencuri memotong kabel yang dialiri listrik. "Ngomong-ngomong soal maling kabel KRL yang sudah sering terjadi, saya jadi kagum juga, gimana caranya maling itu bisa motong kabel dengan tegangan setinggi itu yah? 1500V/2000V DC? Atau mungkin kalau malam listriknya dimatikan ya? Gimana nih Oom Mas Ken Purbo?"Ken Purbo menjawab pertanyaan tersebut. "Melihat panjangnya kabel yang sempat dipotong, jelas ini bukan kerja perorangan. Pencurinya tentu paham soal arus listrik alias cukup terpelajar, jadi dia tau gimana caranya motong listrik yang dialiri arus kuat tanpa takut kesetrum. Tentunya tidak bisa dijelaskan di sini, entar jangan-jangan malah pada tertarik mau ikutan nyolong juga lagi, soalnya harga kabel ini memang cukup lumayan di penadah.....," urai Ken sedikit melucu."Wah kalo emang pencurinya terpelajar, berarti gak lama lagi mereka akanberhasil mencuri kabel itu, karena mereka pasti akan belajar mematikanalarmnya dulu, baru kemudian mencuri kabelnya..," keluh Jonathan.Hingga kini diskusi masih berlangsung. Mereka berharap agar pulang kantor nanti sudah bisa memanfaatkan jasa KRL, transportasi yang setia melayani anggota KRL-Mania. (nrl/)


Berita Terkait