Dua Kelompok Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Bentrok, 4 Terluka

Dua Kelompok Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Bentrok, 4 Terluka

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 02 Jun 2015 01:23 WIB
Dua Kelompok Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Bentrok, 4 Terluka
Foto: Saharuddin tergolek di IGD menunggu operasi
Makassar - Dua kelompok mahasiswa terlibat tawuran di kampus Universitas Muhammadiyah Makassar di jalan Sultan Alauddin, Makassar, Senin malam (1/6/2015). Kedua kelompok yang bertikai saling mempersenjatai diri masing-masing, berupa ketapel, anak panah dan golok.

Dalam bentrokan ini sebanyak 4 mahasiswa dilarikan ke RS Bhayangkara akibat terkena anak panah, yakni Sahiruddin (19) mahasiswa semester 2 Fakultas Ekonomi, terkena anak panah di pinggangnya, Basir (22) mahasiswa Teknik, terkena anak panah di lengan kanannya, Ilham (23) mahasiswa Fakultas Teknik, terkena anak panah di tangan kiri, serta Syahrul (23) terkena anak panah di kepala, pinggang dan telapak tangannya.

Saharuddin, salah satu korban yang sempat disandera oleh mahasiswa teknik, babak belur akibat dipukuli lawannya. Selain itu, anak panah masih menancap di pinggangnya. Tim Medis RS Bhayangkara baru akan melakukan operasi pembedahan di pinggang mahasiswa asal Palopo ini.

Menurut Wakil Rektor III Unismuh Makassar Samhi Muawan Djamal yang ditemui detikcom di IGD RS Bhayangkara, aksi bentrokan di kampusnya melibatkan kelompok mahasiswa Fakultas Teknik dengan mahasiswa Unismuh asal Palopo, yang diduga terpicu peristiwa sepele.

Samhi mencurigai ada pihak ketiga yang mendalangi bentrokan yang bersamaan dengan momen penerimaan mahasiswa baru di kampusnya. Kecurigaannya dipicu dengan tren bentrokan yang sering bersamaan dengan tahun ajaran baru.

"Kami curiga ada pihak ketiga yang sengaja bermain dalam bentrokan ini, namun pihak Komisi Disiplin nanti yang akan mengusut kasus bentrokan ini, hasilnya akan disampaikan ke Rektor untuk pemberian sanksi akademiknya pada pelaku bentrokan, kami minta rektor bisa tegas menindak para pelaku," ujar Samhi.

Sementara itu, situasi di kampus Unismuh Makassar masih tegang. Aparat kepolisian dari Polsek Rappocini dan Polrestabes Makassar masih berjaga-jaga di sekitar depan kampus Unismuh.

(Muhammad Nur Abdurrahman/Ikhwanul Khabibi)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads