Pansel Sebut Banyak Orang Potensial Namun Ragu Daftar Capim KPK

Pansel Sebut Banyak Orang Potensial Namun Ragu Daftar Capim KPK

Ray Jordan - detikNews
Senin, 01 Jun 2015 16:33 WIB
Pansel Sebut Banyak Orang Potensial Namun Ragu Daftar Capim KPK
Jakarta - Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan KPK saat ini sedang proses untuk menjaring nama calon pimpinan KPK. Sayangnya, banyak orang-orang yang dianggap potensial, namun belum mau mendaftar.

Juru Bicara Pansel KPK Betty Allisyahbana mengatakan, ada tantangan baru untuk Pansel KPK saat ini. Anggotanya yang merupakan profesional dari berbagai latar belakang ini harus bisa meyakinkan orang yang potensial untuk maju sebagai calon pimpinan KPK.

"Jika dibandingkan (dengan Pansel) sebelumnya, tantangan kita sekarang beberapa orang merasa ragu-ragu untuk ikut di dalam seleki karena tantangannya semakin tinggi, melihat situasi (KPK) saat ini," ujar Betty saat ditemui wartawan di Kantor Setneg, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu, lanjut Betty, dibutuhkan upaya ekstra agar orang-orang potensial itu mau dicalonkan menjadi pimpinan KPK. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak lain seperti PBNU, Muhammadiyah dan organisasi lintas agama lainnya dalam menjaring calon pimpinan KPK periode 2015-2020.

"Kita membutuhkan langkah ekstra untuk melibatkan orang-orang baik dan peduli pada pencegahan dan pemberantasan korupsi untuk terlibat," katanya.

Betty juga mengatakan, Pansel akan mencari nama-nama dengan latar belakang berbeda. Hal ini mengingat pimpinan KPK terbagi dalam berbagai bidang kekhususan.

"Bukan hanya ahli hukum, tetapi ahli IT, komunikadi dan lainnya untuk tim KPK.Β  Kita membutuhkan tim KPK untuk saling melengkapi, karena ada fungsi pencegahan, penindakan, koordinasi, supervisi dan ada monitoring, jadi melihat seperti di mana ada potensi korupsi dan bagaimana itu diperbaiki. Itu dibutuhkan kepemimpinan yang baik, pimpinan KPK yang bisa bekerjasama menunjung tinggi team work sehingga bisa bersinergi, bekerjasama memberantas korupsi," jelas Betty.

(Ray Jordan/Fajar Pratama)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads