Menurutnya, apabila banyak warga yang berpartisipasi terjun langsung dalam kegiatan bersih-bersih maka jumlah pekerja harian lepas (PHL) yang dikerahkan Dinas Kebersihan DKI bisa berkurang.
"Kan kalau gitu pekerjaan Dinas Kebersihan menurun," ujar Saefullah di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2015).
"Di akhir HUT pada saat kita closing akan kita umumkan sebagai warga yang peduli terhadap lingkungan depan rumahnya," lanjut dia.
Selain bersih-bersih, Pemprov mengajak masyarakat untuk berpartisipasi melaporkan besaran pajak yang sudah dibayarnya setiap kali makan di restoran. Mengenai besaran pasti hadiah lomba yang akan diberikan, Saefullah menyebut pihaknya belum menentukan.
"Jaga lingkungan bersih dan yang melapor pajak restoran itu nanti pada angka tertentu dia dapat 1 kupon yang akan diundi. Pemenangnya (pelapor pajak) dapat Rp 10 juta kata Pak Gubernur," kata mantan Wali Kota Jakarta Pusat tersebut.
Sebelum ini, dalam acara Pencanangan HUT ke-488 Jakarta di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakbar, Minggu (31/5) lalu menyebut reward yang ditawarkan bisa berupa uang atau naik umroh.
"Ini sedang kami siapkan. Rapikan, hias dan bersihkan rumah. Kalau hadiahnya bisa duit atau naik umroh. Sedang kita siapkan," kata Ahok.
(Ayunda W Savitri/Hestiana Dharmastuti)











































