Tentu yang melakukan lempar koin itu banyaknya turis asing. Karena mitosnya, apabila melempar koin, dan bila koin jatuh ke belakang tetap di lingkaran nol kilometer aβkan kembali ke lapangan merah.
Ada yang sukses koin tetap di lingkaran ada juga yang koinnya menggelinding entah kemana. Dan entah juga siapa yang menciptakan mitos itu.
"Saya tak tahu darimana mitos ini berasal. Saya sendiri tak percaya," kata Katerina warga Moskow, Minggu (31/5).
Lapangan Merah ini memang menjadi tujuan wisata. Turis asing banyak memadati kawasan yang kerap dikenal sebagai tempat pasukan Soviet unjuk kekuatan dan berparade.
Mitos lainnya sama juga di negara lainnya yakni gantung menggantung kunci di jembatan. Tak jauh dari Lapangan Merah ini ada jembatan yang membelah Sungai Moskow.
Di jembatan itu banyak yang menggantung kunci dengan mitos urusan asmara yang langgeng dan lainnya. Mitos gantungan kunci ini memang umum di negara Eropa.
Lepas dari urusan mitos ini, Kota Moskow sudah tak 'angker' lagi. Banyak wisatawan yang menyambangi kota ini. Apalagi di musim panas.
(Indra Subagja/Fajar Pratama)











































