"Yang merobek perutnya dia sendiri karena menurut saksi-saksi di Hotel Ibis, dia keluar hotel dalam kondisi ususnya sudah terburai," kata Kapolsek Benda Kompol Heddi Managsi saat dihubungi detikcom, Senin (1/6/2015).
"Kemungkinan (merobek perut) untuk mengeluarkan sabu karena (sabu) di dalam perut itu kan panas," imbuhnya.
Heddi menjelaskan peristiwa berawal ketika Chukwuma berlari keluar hotel sambil telanjang bulat, pada Minggu (31/5) dini hari. Dia berteriak histeris, lalu lari menuju basement hotel. "Awalnya kami menerima laporan dari Hotel Ibis bahwa ada seorang pria WN Nigeria ngamuk-ngamuk sambil telanjang, kemudian kami ke situ," jelasnya.
Pada saat polisi menuju TKP, pria itu sudah memecahkan kaca mobil di parkiran hotel tersebut. Polisi kemudian mengejar pria tersebut yang diketahui lari ke arah Tol Sedyatmo.
"Kemudian dia berdiri di tengah jalan tol, lalu kita ke TKP dan mendorongnya ke pinggir agar tidak tertabrak dan itu memacetkan saat itu," ungkapnya.
Pria itu ambruk setelah didorong petugas ke pinggir tol. Polisi kemudian mengevakuasinya menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat.
"Namun setelah di mobil, dalam perjalanan ke rumah sakit yang bersangkutan tewas," imbuhnya.
Di ruas tol tersebut, polisi menemukan 8 butir kapsul sabu. Kasus ini masih dalam penyelidikan Polresta Kota Tangerang.
(Mei Amelia R/Hestiana Dharmastuti)










































