Pantauan di lokasi, Senin (1/6/2015), hujan deras tiba-tiba datang mengguyur. Bagi stan yang memiliki penutup sedikit bernasib baik, namun yang tidak ada, keadaannya cukup mengenaskan. Penjaga harus rela kebasahan karena angin membawa air hujan masuk.
Kemalangan pun belum berhenti karena lokasi PRJ Senayan yang terletak di samping JCC Senayan itu kebanjiran. Air masuk ke dalam stan-stan dengan ketinggian hingga semata kaki. Beberapa peserta stan bahkan melepas sepatunya untuk menghindari genangan air. Bahkan ada yang melapisi kakinya dengan plastik.
Akibat air yang menggenangi hampir seluruh stan tersebut, listrik pun dimatikan dari pusat. Pasalnya kabel-kabel ikut terendam air dan dikhawatirkan akan menyebabkan korsleting atau timbulnya korban. Dengan kondisi seperti ini, UKM makanan yang akan paling dirugikan.
"Freezer saya mati. Kalau kelamaan matinya bisa rusak dan asam," ujar seorang petugas stan penjual sosis di lokasi.
Para SPG yang bertugas berkeliling untuk menjual dagangannya juga terkena imbas. Sementara pihak panitia tidak terlihat di lokasi sehingga peserta stan tidak dapat menyampaikan komplainnya langsung.
"Saya dari pagi baru jual ke 3 orang aja, padahal udah keliling-keliling. Sekarang hujan lagi. Parah banget nih," ucap Yuni, SPG air mineral sambil berteduh.
Kondisi yang terbilang cukup memiriskan ini membuat peserta stan dari perusahaan-perusahaan geram. Salah satunya Oki, EO stan merk motor ternama yang menjadi salah satu sponsor acara.
"Kalau kayak gini harus dilaporin ke Pak Ahok. Atau paling nggak ke Walikota. Kita sponsor bayarnya gede. stan saya Rp 50 juta," keluh Oki.
Berdasarkan informasi, beberapa stan sponsor memang harus mengeluarkan budget yang tidak sedikit. Bahkan ada yang mencapai Rp 100 juta. Sementara itu untuk stan UKM dipatok harga Rp 2-7 juta. Uang yang dikeluarkan dirasa tidak sebanding dengan apa yang didapatkan.
(Elza Astari Retaduari/Rachmadin Ismail)











































