JK Sukses Islahkan Golkar, Djan: Islahkan Saya dengan Menkum HAM

JK Sukses Islahkan Golkar, Djan: Islahkan Saya dengan Menkum HAM

Moksa Hutasoit - detikNews
Senin, 01 Jun 2015 12:27 WIB
JK Sukses Islahkan Golkar, Djan: Islahkan Saya dengan Menkum HAM
Djan Faridz (foto-detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla berhasil manyatukan dua kubu yang bertikai di Partai Golongan Karya. Melalui 'tangan' politisi yang akrab disapa JK itu, kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie (Ical) menyatakan 'gencatan senjata'.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Djan Faridz berharap ada 'sentuhan tangan' JK untuk menyelesaikan persoalan partainya. Namun, Djan tak ingin didamaikan dengan kubu Romahurmuziy (Romi).

Djan ingin Wakil Presiden JK mendamaikan PPP pimpinannya dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly. โ€Ž"PPP kan partai Islam โ€Žsatu-satunya di Indonesia. Kok Pak JK diam saja sih? Ayo dong islahkan saya dengan Menkum HAM, supaya Menkum HAM saya bisa berdamai," kata Djan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2015).

Kehadiran Djan ke gedung KPK adalah untuk meminta izin menjenguk bekas Ketua Umum PPP Suryadharma Ali yang ditahan di rumah tahanan Guntur. Djan mengaku hanya berselisih paham dengan Menkum HAM Yasonna Laoly, bukan dengan Romi.

Bagiโ€Ž Djan, Romi hanyalah oknum di PPP. "Loh, saya kan ributnya sama Pak Menkum HAM, yang masuk di pengadilan kan saya sama beliau, bukan sama Romi. Romi itu kan oknum. ya kan? Jadi nggak ada kaitannya saya sama dia. dia dia, saya saya. ya kan?" kata Djan.

Bagi Djan, tangan dingin JK dianggap bakal mampu mempersatukan lagi partainya. Tujuannya tentu saja agar bisa mengikuti Pilkada serentak.

โ€Ž"Saya cuma berharap mudah-mudahan Pak Menkum HAM mau ngalah dan mencabut bandingnya karena beliau itu sebenarnya menteri hukum yang mengerti undang-undang, jadi kalau kalah, ya sudah dong,"kata Djan yang juga Mantan Menteri Perumahan Rakyat itu.

(Moksa Hutasoit/Erwin Dariyanto)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads