Lutfi menghabisi Yosi pada 6 Mei 2015 lalu usai berhubungan badan. Ia meminta uang sebagaimana dijanjikan, tapi korban mengelak. Emosi, pelaku menusuk korban dengan pisau berkali-kali. Kemudian pelaku menghilang.
Tim Resmob Polda Kalsel yang dipimpin AKP Arief Prasetya dan Polres Barito Kuala (Batola) menelusuri jejak pembunuh. Berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti, aksi kriminal itu mengarah ke Lutfi, remaja yang dikenal korban dua minggu sebelum terbunuh. Perburuan pun dimulai.
Lutfi yang berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel, ini diamankan di Desa Tapah, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapi, Senin (1/6/2015) sekitar pukul 04.00 Wita.
"Pelaku mengaku sakit hati karena tak diberi uang," kata Kasatreskrim Polres Batola AKP Budi Prasetyo kepada detikcom.
Polisi tak mempercayai begitu saja pengakuan pelaku. Dimungkinkan, pelaku memang sudah merencanakan pembunuhan itu. Sebab, setelah menghabisi nyawa korban, remaja pengangguran itu membawa kabur harta korban.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 1 kalung emas, 2 cincin, dan motor Yamaha Xeon milik korban.
"Barang-barang itu ada di tempat persembunyian pelaku," ungkap Budi.
Saat ini, pelaku berada di Mapolres Batola untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia terancam hukuman di atas 10 tahun penjara.
(Triono WS/Khairul Ikhwan)










































