"Kondisi Cicih sehat. Saya juga bertemu orang tua Cicih yang memang kita undang ke sana," kata Retno di Crematology Coffee Roasters, Jl Suryo No 25, Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2015).
Retno menjenguk Cicih pada Jumat (29/5) malam. Pertemuan itu difasilitasi oleh pihak Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA).
"Pertemuannya sangat malam, pukul 22.00 waktu setempat di Kementerian Kehakiman," tutur Retno.
Pertemuan Retno dengan Cicih berada pada ruangan yang terpisah dengan pertemuan Retno dengan keluarga Cicih. Retno optimis Cicih bisa lepas dari hukuman mati.
"Kita melihat, masih ada kemungkinan. Kita bicara dengan otoritas setempat," kata Retno.
Saat ini, kasus Cicih sudah berada pada tingkat Mahkamah Agung UEA. "Tapi kita coba diminta menulis surat supaya kasusnya di-'review' kembali," katanya.
Untuk menghentikan permasalahan TKI, Menlu melakukan moratorium pengiriman TKI. Pemerintah tak akan mengirimkan tenaga kerja ke 21 negara.
Empat negara telah dikunjungi Retno untuk memastikan moratorium itu, yakni Arab Saudi, Qatar, UEA, dan Kuwait. Keempat negara tersebut telah berkomitmen untuk bekerjasama dengan indonesia, meski di antara mereka ada yang masih meminta detail kerjasama terlebih dahulu.
(Danu Damarjati/Prins David Saut)











































