"Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri pada Senin siangโ, bertepatan 1 Juni 2015, akan meresmikan kantor baru. Peresmian itu akan dilaksanakan secara sederhana," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Minggu (31/5/2015).
Hasto menjelaskan, pembangunan kantor partainya ini menelan biaya Rp 42,6 miliar. Hasto menyebut uang itu berasal dari urunan kader dan masyarakat. Termasuk melalui berbagai bentuk kegiatan pengumpulan dana yang berlangsung selama 5 tahun terakhir.
Kantor baru ini sejatinya Markas PDIP dulu. Kini setelah direnovasi, kantor ini akan dijadikan sebagai pusat pengorganisasian partai.
Menurut Hasto, kantor ini tidaklah sekadar bangunan yang berdiri. Baginya, inilah salah satu simbol perlawanan rakyat terhadap kekuasaan otoriter pada zaman dulu.
"Kantor ini merupakan simbol kedaulatan partai. Aspek inilah yang coba diruntuhkan oleh kekuasaan otoriter pada saat itu. Peristiwa 27 Juli 1996 menjadi momentum ketika suara arus bawah menjadi tonggak demokrasi berhadapan kekuasaan otoriter Orde Baru," jelas Hasto.
"Kehadiran kantor tersebut dengan letaknya yang strategis diharapkan mampu meningkatkan fungsi koordinasi PDIP sebagai partai pengusung pemerintah," tutupnya.
(Moksa Hutasoit/Prins David Saut)











































