Mobil RI 29 berbelok ke kawasan gudang yang berada di Pantura Semarang saat menuju ke arah Bandara Ahmad Yani Semarang. Setibanya di lokasi, Khofifah didampingi Kepala Bulog Divre Semarang, Sugiarni langsung menuju ke gudang.
Mulai dari tumpukan paling depan, Khofifah mengecek sambil berbincang dengan Sugiarni. Kemudian sampai di bagian tengah, Mensos melubangi karung di salah satu tumpukan untuk mengambil sampel. Ia kemudian memeriksa dan mencium aroma beras terebut.
Khofifah mengatakan, tujuannya melakukan sidak untuk memastikan ketersediaan Raskin cukup untuk beberapa bulan ke depan. Selain itu juga untuk mengecek kualitas Raskin yang akan diedarkan ke masyarakat.
"Saya ingin memastikan Raskin di Jawa Tengah aman sampai lima bulan ke depan. Sekarang ini masih penggadaan karena Juli panen raya. Kedua, kita bisa cek bersama bahwa gudang yang ada di divre di sini, satu, kalau biasa temukan berjamur di sini enggak, kalau biasa berasnya kuning sini enggak, berbatu enggak, berkutu juga enggak," terang Khofifah di sela sidaknya, Minggu (31/5/2015).
Dari sidaknya tersebut, Khofifah menyimpulkan beras yang berada di gudang Bulog Randu Garut layak konsumsi. Namun ia tidak membantah pernah menemukan beras berkutu, berbatu, hingga rusak. Jika masyarakat menemukan itu, bisa ditukarkan.
"Kita pernah temukan seperti itu dan kita komunikasikan dengan Dirut Bulog, beliau menyataan bahwa digaransi, kalau ada Raskin yang tidak layak dikonsumsi tolong dikembalikan ke gudang, karena bulog akan memusnahkannya," tegas Khofifah.
Ia pun menghimbau agar Bupati Wali Kota segera mengeluarkan Surat Perintah Alokasi (SPA) agar distribusi dilakukan sebelum Ramadhan dan Lebaran agar masyarakat tenang.
"Saya ingin dorong Bupati Wali Kota segera mendorong keluarkan SPA, supaya gudang divre dan sub divre seluruh Indonesia bisa mendistribusikan di awal bulan Juni supaya yang puasa Ramadhan tenang karena stok cukup. Nanti percepatan SPA pada bulan Juli supaya yang mau Lebaran merasa aman," terangnya.
Sementara itu dari kunjungannya ke berbagai daerah, lanjut Khofifah, semua stok masih cukup. Kemensos dalam hal ini memastikan stok Raskin aman karena dalam setahun butuh 2,7 juta ton raskin dengan dana Rp18,9 tiriliun untuk 15,5 juta rumah tangga masing-masing 15 kg per bulan.
"Kemarin aku di Aceh Besar, kebetulan di jam yang sama, di sana cukup untuk setahun. Minggu lalu ke Makassar cukup untuk 4,5 bulan. Sebelumnya Manokwari. Setiap kujungan saya berusaha cek gudang, saya ingin pastikan stok Raskin aman," terangnya.
Sementara itu Kepala Bulog Divre Semarang, Sugiarni menambahkan Divre Semarang memiliki delapan gudang di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga. Sedangkan di Gudang Semarang di Randu Garut, saat ini ada 1.200 ton beras dari kebutuhan warga Kota Semarang sebanyak 300 ton.
"Ini 1.200 ton ini untuk empat bulan. Beras yang ada di gudang kami sebanyak 22 ribu ton dari kebutuhan umum 5.500 sampai 5.600 ton tiap bulan," terang Sugiarni.
(Angling Adhitya Purbaya/Prins David Saut)










































