JK Sebut Indonesia Kurang Ramah dalam Pariwisata

JK Sebut Indonesia Kurang Ramah dalam Pariwisata

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Minggu, 31 Mei 2015 20:05 WIB
JK Sebut Indonesia Kurang Ramah dalam Pariwisata
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut ada tiga hal yang akan dapat membuat industri pariwisata Indonesia berkembang. Ketiga hal tersebut adalah keindahan alam, sarana, dan keramahan.

"Pariwisata komponennya tidak banyak yaitu keindahan alam, sarananya, dan 'hospitality'-nya. Kalau kita menggabungkan ketiga hal itu maka kita bisa punya daerah yang hebat," kata JK.

JK menyampaikan hal itu saat meresmikan sarana wisata Bintan di Kepulauan Bintan, Kepulauan Riau, Minggu (31/5/2015).

Menurut JK, keindahan alam di Indonesia telah ada dan merupakan potensi yag besar. Saat ini, pemerintah mendukung pengembangan sarana pariwisata dan keramahan suatu daerah.

JK mencontohkan industri pariwisata Bali yang berkembang karena memiliki ketigal hal tersebut di atas.

"Intinya adalah bagaimana memanfaatkan keindahan alam tetapi dengan sistem yang baik tentunya," ujarnya.

Setiap daerah juga diminta jeli untuk melihat peluang wisata di daerahnya, caranya adalah menghubungkan dengan karakteristik para wisatawan. JK menambahkan industri pariwisata tidak memerlukan bahan baku.

"Hanya dengan memelihara bahan baku yang terus menerus ada itu," ucapnya.

Salah satu yang menjadi permalasahan industri pariwisata saat ini adalah soal keramahan (hospitality). Menurut JK, faktor ini yang menyebabkan industri pariwisata Indonesia masih kalah jauh dengan Malaysia dan Singapura.

"Artinya dengan tambah sarana seperti ini membuat 'hospitality'-nya kurang baik. Saya yakin kita tidak kalah dengan tempat lain," jelasnya.



(Muhammad Taufiqqurahman/Danu Damarjati)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads