Informasi yang dihimpun, kedua korban sehari-harinya memang berprofesi sebagai nelayan tercatat sebagai warga Kampung Panyairan, RT 04 RW 31, Kelurahan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Menurut keterangan Okih Fajri, Ketua Forum Komunikasi Sar Daerah (FKSD) pencarian akan diteruskan hingga malam nanti.
"Tim gabungan dari Pos TNI AL, Sat Polairud dan nelayan setempat akan melanjutkan pencarian, sebagian ada yang mencari menggunakan 'rubber boat' sebagian di pesisir pantai hingga 'break watter'," ujar Okih Fajri kepada detikcom sekira pukul 17.00 WIB.
Seperti diberitakan sebelumnya sebuah perahu nelayan jenis congkreng KM Laksana dikabarkan terbalik akibat diterjang gelombang tinggi di sekitar perairan Ujung Genteng, Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (30/5/2015) sekitar pukul 03.00 WIB, tiga orang nelayan tenggelam ditelan ombak, satu di antaranya berhasil menyelamatkan diri, satu korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu pagi (31/5/2015) dan seorang lagi masih dalam pencarian.
(Ikhwanul Khabibi/Ikhwanul Khabibi)











































