Menteri Yuddy Minta Nenek Nafsah dan Cucunya Pindah ke Rusunawa

Menteri Yuddy Minta Nenek Nafsah dan Cucunya Pindah ke Rusunawa

Rina Atriana - detikNews
Minggu, 31 Mei 2015 14:44 WIB
Menteri Yuddy Minta Nenek Nafsah dan Cucunya Pindah ke Rusunawa
Bogor - Selain menanggung beban mengantar terapi cucunya ke RSCM dua kali dalam seminggu, nenek Nafsah juga harus membayar uang kontrakan Rp 400 perbulan. Sebagai solusi, pemerintah meminta nenek Nafsah untuk pindah ke rusunawa.

Wacana tersebut muncul ketika Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi menyambangi kediaman nenek Nafsah, Minggu (31/5/2015), siang ini. Ditawari tinggal di rusun dengan biaya gratis, nenek Nafsah ingin diberi waktu untuk mempertimbangkan usulan tersebut.

"Iya nanti bisa di-cek dulu bagaimana lokasinya. Kalau cocok ya silakan dipakai, kalau nggak bisa dipakai uangnya untuk membayar kontrakan setahun ke depan," ujar Yuddy, saat menyambangi kontrakan nenek Nafsah di Semplak, Bogor Barat, Bogor, Minggu (31/5).

Yuddy memang memberikan sejumlah uang kepada nenek Nafsah untuk membayar kontrakan dan keperluan sehari-hari. Lokasi rusun yang disarankan yaitu bertempat di Menteng Asri, Bogor Barat, Bogor.

"Kita akan cek apakah di lantai 1 masih ada yang kosong. Kan kalau tidak di lantai dasar, kasian," ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya, di lokasi.

Lokasi rusun berdekatan dengan RSUD Bogor. Bima Arya berharap ke depan nenek Nafsah bisa membawa cucunya yang menderita mikrosefalus untuk berobat di RSUD saja.

"Jadi tidak usah jauh-jauh ke RSCM. Tapi kan tadi dia bilang sudah cocok ke RSCM. Padahal di RSUD juga bisa sebenarnya," terang Bima.

Nenek Nafsah sudah 14 tahun bolak balik Bogor-RSCM di Jakarta Pusat untuk mengantar cucunya terapi. Ia mengeluarkan biaya Rp 30 ribu pulang pergi. Cucunya, Nur Azra, diterapi 2 kali seminggu.

"Kalau biaya pengobatan kan gratis. Alhamdulillah selama ini tidak pernah dipersulit oleh rumah sakit," tutur nenek Nafsah yang kini berusia 73 itu.



(Rina Atriana/Ikhwanul Khabibi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini