Keluarga Mahasiswa S3 RI Tak Percaya Anaknya Lakukan Pelecehan

Keluarga Mahasiswa S3 RI Tak Percaya Anaknya Lakukan Pelecehan

- detikNews
Sabtu, 30 Mei 2015 17:36 WIB
Keluarga Mahasiswa S3 RI Tak Percaya Anaknya Lakukan Pelecehan
Karawang - Yurnalis Tanjung dan Suwarni, orangtua Irfan Syanjaya, mahasiswa doktoral asal Karawang, Jawa Barat yang tersandung kasus pelecehan di Singapura mempertanyakan tuduhan pengadilan Singapura terhadap anaknya. Keluarga tidak yakin atas perbuatannya anaknya tersebut.

Orangtua Irfan yang tinggal di wilayah Jatirasa, Karawang, Jawa Barat mengaku sangat shock dengan kabar tersebut. Yurnalis menilai, anaknya baik dan pendiam.

Terakhir, Yurnalis bertemu anaknya, saat Irfan cuti kuliah dan sempat pulang ke rumah.

"Dia sempat cuti tapi nggak pernah bilang tersandung kasus pelecehan. Saya tahu kasus ini dari temannya. Saya sendiri nggak terlalu percaya karena anak saya orangnya pendiam dan baik," kata Yurnalis di rumahnya, di kawasan Jatirasa, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2015).

Yurnalis kini kesulitan menghubungi anaknya. Pesan yang dikirim tidak pernah ada balasan.

Β "Saya coba telepon untuk menanyakan keberadaannya tapi nggak pernah diangkat. Kirim pesan singkat pun terkirim tapi nggak pernak ada balasan," imbuhnya.

Irfan dituduh melakukan perbuatan tidak senonoh karena memegang bokong seorang mahasiswi berumur 20 tahun di gerbong MRT dalam perjalanan dari Stasiun Buona Vista menuju Stasiun East Jurong Singapura, pada Agustus 2014. Irfan yang tengah menyelesaikan gelar doktoral di bidang teknik komputer dan elektro di National University of Singapura ini divonis 6 pekan penjara.

(-/Gagah Wijoseno)


Berita Terkait