"Kalau ada yang ketahuan, petugas itu langsung pecat. Ini sinyal kita tak mentoleransi, presiden mengatakan kita perang terhadap narkoba. Jadi jangan petugas pula yang melakukannya," ujar Yasonna usai sidak di Lapas Banceuy, Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/5/2015).
Politisi PDI Perjuangan ini juga mengecam keras sipir yang ketahuan membawa senjata tajam berupa pisau di dalam tasnya. Sebab itu tidak diperbolehkan.
"Ditemukan pisau di dalam tas, untuk jaga-jaga mungkin takut. Tapi itu tidak benar," ucapnya.
Selain itu, Yasonna mengatakan pihaknya sangat serius memerangi peredaran narkotika di dalam lapas. Sebab, dalam kunjungannya dia masih menemukan satu linting ganja dan sebagainya.
"Mariyuana dan satu linting, bekas bong masih ditemukan. Ini belum bersih. Kita ambil langkah serius. Nanti Irjen dan Dirkamtib merumuskan dan mengambil langkah2-langkah," tegas pria yang mengenakan kemeja putih tersebut.
"Ini memalukan. Saya menteri hukum sangat dipermalukan dengan itu. Oleh karena itu, saya instruksikan untuk bersihkan persoalan ini," pungkasnya.
(Ayunda W Savitri/Tiarakami13)










































