"Kabarnya yang bersangkutan ada di luar negeri," kata Direktur Tipikor Bareskrim Brigjen Ahmad Wiyagus, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/5/2015).
Pemanggilan hari ini adalah kali pertama. Penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap Ricardo. "Akan kita panggil ulang," ujar mantan Direktur Pengaduan Masyarakat KPK ini.
Selain Ricardo, pemanggilan juga dilakukan terhadap mantan Dirut BRI, Sofyan Basir. Sama halnya dengan Ricardo, Sofyan juga tidak memenuhi panggilan kepolisian. Belum diketahui alasan ketidakhadiran tersebut.
Proyek cetak sawah merupakan urunan CSR beberapa BUMN di bidang perbankan, asuransi, perhubungan, hingga minyak dan gas bumi. Proyek tersebut senilai Rp 317.031.739.738.
Para BUMN itu mempercayakan penggarapan cetak sawah kepada PT SHS. Namun, pihak SHS melempar kembali proyek tersebut kepada PT HK, IK, BA, dan YK.
Penyelidikan dilakukan sejak April 2015. 21 saksi diperiksa, termasuk 6 orang camat, kepala desa, Ketua RT, dan Petani Kecamatan Hilir Utara.
(Andri Haryanto/Tiarakami13)











































