Yuk, Mengintip Koleksi Akik 'Dewi Pencabut Nyawa' dari Riau

Yuk, Mengintip Koleksi Akik 'Dewi Pencabut Nyawa' dari Riau

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 29 Mei 2015 16:58 WIB
Yuk, Mengintip Koleksi Akik Dewi Pencabut Nyawa dari Riau
Jakarta - Hakim Sorta Ria Neva dijuluki sebagai 'dewi pencabut nyawa' karena mengoleksi 7 hukuman mati dalam dua tahun terakhir. Siapa nyana, di balik ketegasannya sebagai hakim, ia seorang sosok ibu yang ramah. Tidak hanya itu, ia juga gemar mengoleksi akik.

"Mulai suka dari dulu karena suami juga kolektor akik," kata Sorta kepada detikcom, Jumat (29/5/2015).

Koleksinya pun tidak sembarangan. Seperti akik jenis Ruby, Black jade, Bacan, Lumut Sungai Dareh, Lumut Saliki hingga Pancawarna Garut. Salah satu koleksinya adalah akik Pancawarna Edong yang cukup besar dan dijadikan mata kalung. Pancawarna Edong sendiri memiliki nilai yang yang sangat tinggi dan kerap diburu oleh para kolektor batu mulia atau batu akik.

"Cincin saya nggak ada yang diikat emas karena akik tidak cocok dengan emas," ucap Sorta.

Koleksi lainnya adalah akik Black Jade asal Aceh. Akik itu mencuri perhatian siapa pun karena kontras dengan cincin warna perak. Bagi yang mempercayainya, Black Jade dipercaya memiliki khasiat yang baik untuk penyembuhan berbagai jenis penyakit terutama penyakit yang berhubungan dengan ketidakstabilan emosional dan batu ini juga sering disebut batu kesehatan.

"koleksi tidak semua beli, ada juga yang tukar-menukar dengan teman," ucap ujar perempuan kelahiran 27 Februari 1968 itu.

Sorta juga kerap memakai cincin cantik dan gelang yang bertahtakan akik Teratai Lipan. Batu-batu indah itu tidak hanya dijadikan cincin, tetapi juga gelang dan kalung. Jumlahnya mencapai puluhan.

"Buat hiburan biar nggak stress," ujar Sorta.

Sorta mulai bertugas di Siak sejak 2013 dengan jabatan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (Waka PN) dan sejak 3 April 2014 ia naik jabatan menjadi Ketua Pengadilan Negeri (PN). Dalam dua tahun terakhir ia telah menjatuhkan hukuman mati kepada 7 orang, yaitu:

1. Herris Marbun, kasus pembunuhan janda dan memperkosa usai korban meninggal. Anak korban juga ikut dibunuh.
2. Purwanto, pembunuh sadis yang menghabisi nyawa Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bengkalis, Ahmad Ramli.
3. Muhamad Delvis
4. Supiyan
5. Dita Desma, ketiganya merupakan pembunuh sadis dan biadab yang menghabisi nyawa 7 orang lalu memutilasinya dan dagingnya dijadikan hidangan di warung tuak.
6. Ibrahim, komplotan ganja pembawa 8 ton
7. Jamil, komplotan ganja pembawa 8 ton

"Ibu Sorta memang dikenal tegas dan disiplin. Selama dua tahun terakhir telah memberikan vonis mati terhadap 6 orang," kata Humas PN Siak, Desber Bertuah Naibaho dalam testimoninya.

(Andi Saputra/Triono WS)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads