Gedung di Trunojoyo Dianggap Tak Layak, Alasan Bareskrim 'Hijrah' ke Tanah Abang

Gedung di Trunojoyo Dianggap Tak Layak, Alasan Bareskrim 'Hijrah' ke Tanah Abang

Andri Haryanto - detikNews
Jumat, 29 Mei 2015 15:21 WIB
Gedung di Trunojoyo Dianggap Tak Layak, Alasan Bareskrim Hijrah ke Tanah Abang
Jakarta - Bareskrim Polri mengajukan permohonan pindah sementara ke pemerintah. Gedung yang saat ini ditempati, di Jl Trunojoyo, dinilai sudah tua dan over kapasitas menampung pegawai di Bareskrim. Menunggu persetujuan renovasi, Bareskrim akan menempati eks kantor PU, di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Lihat saja, bangunan Bareskrim yang sekarang itu berdiri dari tahun 1954. Kapasitasnya hanya untuk 300 orang. Tapi sekarang anak buah saya itu 1.643 orang. Dengan situasi sekarang sudah tidak memadai, tidak memungkinkan," kata Kabareskrim Komjen Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/5/2015).

Gedung Bareskrim di awal berdiri memang hanya memiliki tiga lantai. Seiring pertambahan personel dan pekerjaan, gedung yang berdampingan dengan gedung perkantoran Kapolri itu dibangun menjadi empat lantai.

"Gedung itu juga lantai empatnya kan tambahan, tidak sesuai dengan konstruksi bangunan itu sendiri. Jadi ada kerawanan bangunan ini akan ambruk," bebernya.

Di gedung tersebut, kata Buwas, sudah ditemukan keretakan di beberapa titik. Pihaknya menyerahkan ke pemerintah untuk permohonan pembangunan gedung baru Bareskrim.

Betul gedung Bareskrim akan Direnovasi menjadi 17 tingkat?

"Ya itu rencana yang diajukan. Karena kita ingin Bareskrim ini terpusat jadi satu gedung sehingga mudah koordinasi," kata dia.

(Andri Haryanto/Indra Subagja)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads