Imam tiba di Gedung Setneg, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2015), pada pukul 09.00 WIB. Ia langsung menemui 9 srikandi Pansel KPK di dalam gedung dan pertemuan berlangsung tertutup.
Menurut Imam, dirinya datang memenuhi undangan para srikandi itu untuk memberikan masukan berdasarkan pengalamannya. Imam pernah jadi anggota Pansel KPK pada tahun 2011.
"Memberikan gambaran pengalaman. Saya sebelumnya 2 kali menjadi Pansel. Memberitahu secara teknis, transfer of knowledge, tukar pengalaman," kata Imam.
Hingga pukul 10.00 WIB, Imam belum keluar dari Gedung Setneg. Sejumlah anggota Pansel periode sebelumnya juga belum tampak hadir di lokasi. Walau begitu, Imam mengaku akan memaparkan proses memilih pimpinan KPK yang diharapkan mampu memperkuat pemberantasan korupsi.
"Nanti hanya melihat, memaparkan proses agar bisa sudah dilakukan baik. Yang baik bisa diambil dan bisa diimprove. Semacam sharing," ujar Imam.
Informasi menyebutkan, Pansel KPK tak hanya mengundang para anggota Pansel periode sebelumnya, tapi juga mengundang pimpinan KPK. Namun belum diketahui siapa dari KPK yang akan hadir di Setneg hari ini.
(Prins David Saut/Herianto Batubara)











































