Saat detikcom berkunjung ke kelurahan tersebut, Kamis (28/5/2015), sejumlah warga mengaku tak asing dengan nama Yushar. Bahkan lurah setempat langsung menunjuk rumah di Jalan Mapilindo.
"Dia memang pernah tinggal di sini, tapi kami sudah lama tidak kontak. Sudah belasan tahun," kata Tamrin, mantan adik ipar Yushar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya mungkin," kata Tamrin. Kepada polisi, Yushar mengaku lulusan S-2 dan S-3 Amerika. Tak dijelaskan nama kampusnya.
"Dia mengajar di beberapa kampus. Kalau nggak salah, ngajar ekonomi," tambah pria paruh baya ini.
Kampus University of Sumatera berada di Jl Jl Marelan Pasar 3, Gg Pendidikan, Medan. Tak ada gedung di tempat tersebut, tapi cuma papan nama. Hari ini, papan nama bertuliskan nama universitas itu dirobohkan polisi.
Berdasarkan pemeriksaan polisi, Yushar menjual ijazah antara Rp 15 juta hingga Rp 40 juta. Aksi kriminal ini berlangsung sejak 2003 silam. Polisi menyita 8 stempel, uang Rp 15 juta, 2 ijazah S2, dan 2.500 brosur.
(Triono Wahyu Sudibyo/Khairul Ikhwan)











































