Doa dan Harapan Staf Cantik Denty yang Merasa Dizalimi Anggota DPR

Doa dan Harapan Staf Cantik Denty yang Merasa Dizalimi Anggota DPR

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 28 Mei 2015 12:59 WIB
Doa dan Harapan Staf Cantik Denty yang Merasa Dizalimi Anggota DPR
Jakarta - Denty Noviany Sari, eks staf anggota DPR, memperkarakan mantan bosnya Frans Agung Mula Putra Natamenggala karena pemecatan dan gelar doktor palsu. Denty menuntut keadilan ke Mahkamah Kehormatan Dewan.

Pukul 13.00 WIB siang ini Denty bakal bersaksi di depan anggota MKD DPR terkait laporannya itu. Denty sudah mempersiapkan diri untuk buka-bukaan di depan MKD. Denty punya harapan besar agar MKD dapat objektif.

"Karena menempuh jalur konstitusional, Mbak Denty berdoa dan berharap MKD juga objektif," kata pengacara Denty, Jamil Burhanuddin, kepada wartawan, Kamis (28/5/2015).

Gadis manis asal Jambi tesebut tersebut sebenarnya sudah mencoba menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dengan Frans. Dia sudah mencoba menghubungi politikus Hanura itu, namun tak pernah berbalas. Denty juga pernah melayangkan surat somasi ke Frans, namun tak juga digubris.

Denty awalnya hanya ingin hak pesangonnya sebagai staf yang dipecat diberikan dan nama baiknya dipulihkan agar bisa kembali mencari kerja. Namun karena permohonannya tak digubris, Denty pun tak cukup meminta pertanggungjawaban Frans saja.

"Kalau dia bisa diberhentikan, ya harapannya dia berhenti gitu loh. Karena dia berani fitnah saya," ujar Denty saat dihubungi terpisah oleh detikcom, Kamis (28/5/2015).

Fitnah yang dimaksud adalah tudingan pemalsuan tanda tangan yang dilontarkan Frans. Itu dijadikan alasan untuk memecat Denty dan rekannya. Siang ini selain membuka bukti Frans menggunakan gelar doktor palsu, Denty juga akan menuntut keadilan soal fitnah ini.

"Saya akan membuktikan di MKD, saya yang bersalah atau dia yang bersalah," tegas Denty.

Lalu apakah Mahkamah Kehormatan Dewan akan memenuhi doa dan harapan Denty?



(Elvan Dany Sutrisno/Nurul Hidayati)


Berita Terkait