Kisah Ribut-ribut Polisi vs Satpam, Bergumul Hingga Pistol Menyalak

Kisah Ribut-ribut Polisi vs Satpam, Bergumul Hingga Pistol Menyalak

Niken Widya Yunita - detikNews
Kamis, 28 Mei 2015 10:55 WIB
Kisah Ribut-ribut Polisi vs Satpam, Bergumul Hingga Pistol Menyalak
ilustrasi
Jakarta - Keributan terjadi di pul taksi Blue Bird Mampang, Jaksel, pada Rabu (27/5/2015) pagi. Anggota Biro Operasi Polda Metro Jaya Brigadir D dan satpam taksi Blue Bird cekcok hingga berujung pistol menyalak.

Berikut kisahnya seperti dirangkum Kamis (28/5/2015):



1. Polisi yang Todongkan Pistol

Teguh Wijayanto, Head of Public Relation Blue Bird Group mengatakan, kejadian itu berawal dari satpam Blue Bird menyetop arus pemotor di jalan raya untuk keluar masuk taksi di pul. Namun ada satu pemotor yang tidak terima, sehingga terjadi keributan.

"Pengendaranya disetop, lalu marah dan menodongkan pistol. Ada juga yang dengar suara letusan pistol satu kali," kata Teguh saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (27/5/2015).

Teguh belum bisa memastikan siapa pengendara motor itu, termasuk latar belakang profesinya. Yang pasti, keributan mereka dipisahkan oleh anggota polisi lain yang sedang berada di Blue Bird. Sedangkan menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal, si pemotor adalah anggota polisi.

"Akhirnya kita amankan. Yang pasti, dia yang menembak. Kita tidak tahu apakah dia anggota polisi atau bukan soalnya nggak pakai seragam. Senjatanya juga nggak tahu apa airsoft gun atau organik," jelas Teguh.

2. Pangkal Keributan karena Ucapan

ilustrasi
Pangkal keributan antara sekuriti Blue Bird dan anggota Biro Operasi Polda Metro Jaya Brigadir D karena ucapan. Brigadir D tersinggung akibat ucapan sekuriti Blue Bird.

"Keterangan saudara Brigadir D, ketika berangkat kerja dengan istrinya gunakan roda dua terjebak antrean di depan pintu keluar pul taksi Blue Bird di Mampang,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal, Rabu (27/5/2015).

Peristiwa itu menurut Iqbal terjadi pukul 08.00 WIB di Jl Mampang Prapatan.

“Brigadir D mendengar suara dari seorang sekuriti taksi Blue Bird ‘tabrak saja sampai mampus’ yang dijawab oleh Brigadir D, "Hei Mas kalau ngomong agar hati-hati, selanjutnya Brigadir D meminggirkan kendaraanya, kemudian salah seorang securiti menghampiri dan menarik kerah saudra Brigadir D,” urai Iqbal.

Setelah ke pos sekuriti, di sana terjadi cekcok mulut. Entah bagaimana tiba-tiba terjadi pergumulan hingga pistol menyalak.

3. Diupayakan Damai

ilustrasi
Polda Metro Jaya memastikan keributan antara polisi dan sekuriti Blue Bird sudah ditangani. Kasus ini ditangani Polres Jaksel dan diupayakan perdamaian.

"Sudah dilaporkan ke Polres Jaksel dan diupayakan perdamaian," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal, Rabu (27/5/2015).

Menurut Iqbal, pistol anggota Polda Metro Jaya meletus tanpa sengaja akibat tertarik. Tangan polisi yang memegang pistol pun terluka.

"(Itu akibat) Ketersinggungan, kemudian terjadi pergumulan. Kemudian senjatanya ketarik dan meletus kena tangan anggotanya itu sendiri," kata Iqbal.

4. Dibawa Propam

ilustrasi
Setelah ribut-ribut itu, Brigadir D diamankan Propam Polda Metro Jaya.

"Brigadir D sudah diamankan ke Bidpropam Polda Metro," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal, Rabu (27/5/2015).

Menurut Iqbal, saat kejadian, ada anggota Brimob yang berjaga di Blue Bird datang melerai. Kasus ini kini dibawa ke Polres Jaksel.

“Kasus ini ditangani Polres Jaksel dan diupayakan perdamaian,” tegas Iqbal.
Halaman 2 dari 5
(Niken Widya Yunita/Nurul Hidayati)


Berita Terkait