Sutrisno Bachir Mulai Dihadang

Sutrisno Bachir Mulai Dihadang

- detikNews
Kamis, 17 Feb 2005 16:49 WIB
Jakarta - Pencalonan Sutrisno Bachir dalam bursa pemilihan Ketua Umum PAN mulai mendapat tentangan. Penghadangan dilakukan bukan kandidat lain, namun justru sebagian besar pengurus DPP PAN.Ketidaksetujuan terhadap Sutrisno Bachir jika maju dalam bursa pemilihan ketua umum PAN muncul dalam Rapat Harian DPP PAN, di kantornya Jalan Raya Tebet Timur, Jakarta Selatan, Rabu (16/2/2005). Hampir sebagian besar pengurus yang hadir dalam rapat tadi malam mempersoalkan Soetrisno Bachir yang maju menjadi salah satu kandidat Ketua Umum PAN.Pembahasan terhadap mantan pengelola Majalah Prospek ini mencuat setelah bisik-bisik di kalangan internal pengurus partai berlambang matahari terdengar kabar cukup kuat bahwa Ketua Umum PAN Amien Rais mendukungnya. Dukungan diwujudkan dengan masuknya Hanafi, putera Amien Rais, masuk menjadi salah seorang tim sukses Sutrisno Bachir.Selain itu, beberapa daerah mulai menyebut nama Bachir sebagai kandidat Ketua Umum. Pemilik konglomerasi Ika Muda Group ini mendapat dukungan dari DPW PAN Yogyakarta, beberapa DPC PAN Jawa Tengah dan ia terus bergerilya ke berbagai daerah lainnya.Tentu saja, banyak kader PAN yang terhenyak. "Dia ini siapa, bukan pengurus, bukan orang PAN kok tiba-tiba mau mencaplok. Ini partai ada aturan main," kata salah seorang pengurus PAN kepada detikcom, Kamis (17/2/2005).Pengurus aktif PAN ini kemudian membeberkan hasil rapat DPP PAN semalam yang berjalan seru. Rapat yang dimulai pukul 19.00 Wib tidak dihadiri oleh Ketua Umum PAN Amien Rais. Namun hampir seluruh pengurus partai, dari para Ketua, wakil sekjen dan bendahara datang."Rapat tadi malam, banyak pihak menyayangkan sikap Amien yang mendukung Sutrisno Bachir. Kritik-kritik itu disampaikan banyak pengurus, apalagi Sutrisno Bachir orang baru PAN. PAN-nya Sutrisno Bachir masih diragukan," katanya. Hal lain yang diungkapkan sumber tersebut adalah, bahwa AD/ART jelas menyebutkan bahwa calon ketua umum PAN harus sudah duduk dalam kepengurusan PAN. "Ini kan tidak dipunyai Sutrisno. Kalau ada orang punya uang bisa dengan gampang menjadi ketua seperti sekarang, wah nanti banyak pengusaha gampang masuk PAN. Terus partai ini mau jadi macam apa," ujarnya.Ia menambahkan, kalau Sutrisno Bachir sebelumnya sudah menjadi pengurus PAN, hal ini tak menjadi persoalan para pengurus DPP PAN. Karena melalui mekanisme AD/ART, ada kaderisasi yang jelas. "Tapi Sutrisno Bachir justru pada awalnya mengaku menyalurkan aspirasinya ke PKS, meskipun mendukung Amien Rais menjadi calon persiden," tuturnya.Terhadap adanya pertentangan terhadap Sutrisno Bachir dari kalangan DPP PAN ini ketika dikonfirmasikan ke salah seorang Ketua PAN Abdillah Thoha menolak berkomentar. Hanya ia menjelaskan hasil rapat yang berlangsung hingga pukul 23.00 Wib itu."Hasilnya, untuk antisipasi politik uang, DPP PAN akan mengeluarkan juklak baru. Termasuk antisipasi adanya kandidat Ketua PAN yang mengaku-aku mendapat restu dari Pak Amien," ujar Thoha.Bursa calon Ketua PAN sampai saat ini terus menggelinding. Selain Sutrisno Bachir, ada nama lainnya yang disebut-sebut maju antara lain Fuad Bawazier, Didik J Rachbini, Ahmad Farhan Hamid, Hatta Radjasa dan lain-lain. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads