Korban berusia 29 tahun, lahir di Lumajang, 5 Maret 1985, yang beralamat di Dusun Krajan RT 08/03, Lumajang, Jawa Timur.
Pihak KBRI Kairo yang sudah berkoordinasi dengan kepolisian setempat mengatakann, motif dari pembunuhan masih belum terungkap. Akan tetapi dari analisis Polsek Agouza dan Kejaksaan Agouza, pelaku merupakan orang dekat korban.
Jasad Winarti Musiyar, ditemukan meninggal di dalam kamarnya yang terkunci. Majikannya berusaha untuk mengetuk kamarnya berkali-kali, namun tidak ada jawaban, sehingga kamarnya dibuka paksa dan Winarti ditemukan telah meninggal dunia akibat luka sayatan senjata tajam yang cukup dalam pada leher korban.
Counsellor Protokol dan Konsuler Nugroho Y Aribhimo, mengatakan bahwa saat ini jenazah Winarti berada di RS Zainhoum, Kairo. Saat ini KBRI Kairo telah memperoleh paspor Winarti dari pengacara majikannya dan barang-barang milik korban. KBRI juga telah berhasil mengontak keluarga ahli waris di Indonesia.
"Langkah yang telah dilakukan oleh KBRI Kairo adalah melakukan koordinasi dengan Polsek dan Kejaksaan Agouza, serta dengan pengacara majikan," ujar Nugroho dalam keterangannya, Rabu (27/5/2015).
Sekretaris Pertama Penerangan, Sosial dan Budaya, Dr Windratmo, menjelaskan bahwa KBRI Kairo, setelah mendapatkan informasi dari Badan Keamanan Nasional Mesir, segera membuat nota diplomatik Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Dalam Negeri Mesir agar masalah ini segera diselidiki dan harus mendapatkan perhatian yang sangat serius.
"Kami mendesak agar pelakunya dapat segera ditangkap, diadili dan dihukum untuk mendapatkan keadilan," ujar Nugroho,
(Fajar Pratama/Nograhany Widhi K)










































