Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Unair Jalan Mundur

Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Unair Jalan Mundur

- detikNews
Kamis, 17 Feb 2005 16:01 WIB
Surabaya - Banyak cara melakukan ekspresi penolakan kenaikan harga BBM. Belasan aktivisi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unair memilih berunjuk rasa dengan berjalan mundur ke gedung DPRD Kota Surabaya Jl. Yos Sudarso Surabaya, Kamis (17/02/2005) Sebelum melakukan aksi jalan mundur, para pengunjuk rasa sempat melakukan orasi penolakan kenaikan harga BBM di depan gedung negara grahadi Jl. Gubernur Suryo Surabaya. "Kebijakan pemerintahan SBY-Kalla serta para menterinya telah gagal, karena hanya berpihak pada pengusaha besar serta mengabaikan ekonomi rakyat kecil,"teriak salah seorang pengunjuk rasa. Kepada wartawan, Presiden BEM Unair Bagus Wiyono mengatakan, aksi ini digelar karena pihaknya mendengar isu yang mengatakan bahwa kenaikan harga BBM akan dilakukan pemerintah pada hari ini, Kamis (17/02/2005) "Akibat adanya isu tersebut masyarakat jadi tambah resah. Apalagi ditambah adanya kenaikan pada beberapa bahan pokok," ujarnya.Dalam keadaan yang kritis begini, menurut dia, pemerintah seharusnya melakukan audit terhadap Pertamina. Dengan begitu, mayarakat tahu subsidi yang diberikan ke Pertamina larinya ke mana. "Apalagi saat ini isu yang dilontarkan pemerintah tidak jelas kemana arahnya," jelas Bagus. Selesai melakukan orasi di depan Grahadi, para pengunjuk rasa melakukan aksi jalan mundur ke gedung DPRD Surabaya. Jaraknya cukup luamayan, sekitar 300 meter.Aksi sempat sedikit memanas ketika para pengunjuk rasa akan memasuki halaman gedung DPRD. Hal ini karena puluhan aparat keamanan dari Polsekta Surabaya selatan melarang mereka untuk masuk ke dalam gedung dewan. Selain melakukan orasi, para pengunjuk rasa juga menyanyikan lagu-lagu perjuangan serta membawa berbagai poster yang bertuliskan 'Tolak BBM sekarang juga','Rakyat buntung, pertamina untung.' (asy/)


Berita Terkait