Ingin Islah, PPP Kubu Djan Faridz Merasa Tak Disambut Baik Romi Cs

Ingin Islah, PPP Kubu Djan Faridz Merasa Tak Disambut Baik Romi Cs

M Iqbal - detikNews
Rabu, 27 Mei 2015 13:40 WIB
Ingin Islah, PPP Kubu Djan Faridz Merasa Tak Disambut Baik Romi Cs
Jakarta - Kisruh di internal PPP belum juga ada titik terang, padahal kedua kubu hasil dari muktamar berbeda itu menyadari partainya terancam tak bisa ikut Pilkada jika tak islah atau damai.β€Ž Kubu Djan Faridz mengaku sudah mengupayakan islah namun tak disambut baik kubu Romahurmuziy.

"Islah itu artinya ada kesepahaman iktikad baik dari kedua belah pihak demi kebesaran partai. Tapi yang namanya bertepuk nggak bisa sebelah tangan, harus dari kedua kubu. Tangan kiri dan tangan kanan, sehingga tepuk tangan," kata Wakil Ketua Umum PPP kubu Djan Faridz, Epyardi Asda, kepada detikcom, Rabu (27/5/2015).

Epyardi mengatakan, pihaknya sudah mengusahakan untuk islah dengan kubu Romahurmuziy melalui pendekatan persuasif, tapi justru tak diterima baik. Malah, Epyardi menyebut pihaknya terus disudutkan Romi Cs.

"Disayangkan pihak seberang sana yang selalu hembuskan isu negatif ke semua daerah. Terlalu over acting dan mereka ingin hancurkan partai ini sesuai pernyataan elite kubu sana bahwa dialah yang paling benar," ujarnya menyebut Romi dan lainnya.

Padahal kata Epyardi, perkembangan gugatan di pengadilan terakhir, PTUN telah membatalkan SK kepengurusan Romi Cs yang disahkan Kemenkumham. Saat ini sedang berlanjut di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN).

β€Ž"Mereka lakukan gerakan ke seluruh (pengurus PPP) Indonesia dengan mengadakan musywil abal-abal yang tidak jelas siapa yang SK-kan karena kepengurusan sudah dibatalkan PTUN," ujar politisi asal Sumbar itu.

"Dalam hal ini kami selalu diam, dan kami tidak lakukan gerakan apapun bahkan kami kirm tim untuk islah. Tapi jawaban yang sangat meyaikitkan datang dari grup sana karena kami ingin islah dianggap takut sama dia. Padahal nggak ada yang kami takutkan, karena PTUN sudah batalkan SK mereka," imbuh ketua Fraksi kubu Djan itu.

(M Iqbal/Ahmad Toriq)


Berita Terkait