Sejak pagi tadi, Rabu (27/5/2015), detikcom mengamati sejumlah bus besar yang keluar masuk terminal bus Rawamangun. Ada bus APTB jurusan Rawamangun-Bogor sampai Lorena dan Laju Utama. Semua sopir mengalami masalah yang sama.
"Bus nggak bisa masuk, mentok depannya. Udah coba maju mundur, maju lagi mundur lagi," keluh sopir APTB, Irfan, di lokasi.
Hal yang sama dialami bus Lorena. Sang sopir pernah mencoba masuk terminal, namun selalu mentok. Karena itu, dia lebih memilih menunggu penumpang di pintu luar.
"Pernah coba masuk tapi mentok, pasti kena karena bodi bus. Ruang masuk itu terlalu sempit," kata Dede Sugandi, sang sopir.

Akibat banyaknya bus yang mentok, terlihat ada bekas cat di sejumlah tembok. Ada yang berwarna biru dan kuning.

Gubernur Basuki Tjahaja Purnama marah besar saat tahu terminal Rawamangun yang menghabiskan dana hingga Rp 47 miliar ini tak bisa dimasuki bus. Pihak Dinas Perhubungan tak mau disalahkan, mereka menuding konsultan di balik kesalahan tersebut.
(Rachmadin Ismail/Nala Edwin)










































