Bus yang mengangkut rombongan siswa Sekolah Dasar (SD) Gentra, Taman Kopo Indah, Bandung itu diketahui dalam perjalanan pulang dari Jungle Land, Sentul, Bogor. Menurut penuturan Yanti Amalia (52) salah seorang penumpang, sebelum kejadian supir beberapa kali hampir mengalami tabrakan.
"Pas keluar tol Bogor, bus beberapa kali mau nyerempet kendaraan lain, bawa mobilnya kenceng. Pas di Ciloto tercium bau kopling menyengat seperti terbakar.
Saya minta sopir untuk berhenti, tapi dia cuek malah naikin volume musik dangdut," ujar Yanti.
Sementara itu menurut saksi di tempat kejadian, mobil bus melaju kencang dari arah Jakarta menuju Bandung. Bus menabrak minitruk dan truk gandeng. Tidak sampai di situ, bus yang diduga mengalami rem blong itu menghantam Avanza, dan menyeret satu unit motor.
"Karena kerasnya benturan, truk yang tertabrak kemudian terseret ke lajur kanan dan menabrak beberapa kendaraan dari arah berlawanan total ada lima kendaraan. Semuanya ringsek akibat terbentur truk, sementara yang pakai motor masuk ke dalam bus, laju bus terhenti setelah menabrak pembatas jalan," ujar Iyos Somantri (32) warga di sekitar lokasi kejadian kepada wartawan.
Pemotor yang tertabrak meninggal dunia, korban diketahui bernama Suherman (43) asal Kelurahan Pamoyanan, Cianjur. Satu korban lagi diketahui Faiz (22) warga setempat yang saat kejadian tengah berjalan kaki posisi korban usai tertabrak juga berada didalam kolong bus. Ada 18 korban yang kritis saat ini dalam perawatan tim medis RSUD Cianjur.
(Andri Haryanto/Andri Haryanto)











































