Hari Raya Idul Fitri 2015 jatuh pada Jumat (17/7/2015) dan Sabtu (18/7/2015). Dari perhitungan Kakorlantas, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada hari Rabu (15/7/2015) dan Kamis (16/7/2015).
"Perkiraan puncaknya hari Rabu dan Kamis ya. Kamis dinihari. Tapi itu juga tergantung, masih nunggu pengumuman cuti bersama dari pemerintah gimana," ungkap Condro di Pintu Tol Cikapali, Jabar, Selasa (26/5/2015).
Selain mengimbau agar pemudik bermotor mengikuti program mudik bersama yang diselenggarakan pemerintah, Kakorlantas memiliki antisipasi lain. Ia meminta agar pengusaha mempercepat libur bagi karyawannya agar arus mudik bisa bertahap.
"Kita juga minta kepada pengusaha-pengusaha khususnya di kawasan industri, tolong liburnya lebih awal. Jadi buruh-buruh bisa mudik duluan, sehingga arusnya bertahap," kata Condro.
Selain itu, jika libur lebih awal dari cuti bersama, dikatakan Condro hal tersebut dapat memungkinkan pegawainya mendapat moda transportasi umum untuk mudik. Seperti diketahui, tiket kereta sudah sejak jauh-jauh hari habis terjual untuk tanggal keberangkatan beberapa hari sebelum Lebaran.
"Kalau lebih awal jadi mereka bisa pulang sebelum padat di jalannya. Angkutan umum juga kemungkinan masih tersedia. Kemudian kalau bisa disediakan fasilitas mudik bersama bagi pegawai," tutur Jenderal Bintang 2 itu.
Terkait pembatasan kendaraan berat di jalan-jalan protokol dan lintas provinsi selama musim Lebaran, Condro belum bisa berkata banyak. Pasalnya hal tersebut masih menunggu Surat Keputusan Menhub.
"Itu kan pakai SK Menhub, beliau yang menetapkan. Biasanya mereka tidak boleh beroperasi H-4 sampai H+3. Kalau kita maunya agak panjang tapi perekonomian minta jangan terlalu panjang. Saya belum bisa pastikan," tutup Condro.
(Elza Astari Retaduari/Nur Khafifah)











































