"Kami kan ada operasi ketupat, sasarannya bukan hanya soal lalu lintas, macet, atau kecelakaan saja. Tapi bagaimana kelancaran, antisipasi keamanan, kriminalitas," ungkap Kakorlantas Irjen Pol Condro Kirono di Gerbang Pintu Tol Cikapali, Jabar, Selasa (26/5/2015).
"Misalnya begal, terutama di jalur trans Sumatera, lalu orang iseng yang suka lempar bantu di jalan," sambungnya.
Operasi Ketupat, kata Condro, bukan hanya melibatkan Korps Lalu Lintas (Korlantas). Seluruh jajaran mulai dari Mabes Polri hingga Polsek di daerah-daerah juga diikutsertakan.
"Jadi nggak hanya Korlantas aja, tapi juga Mabes, Polda, Polres, Polsek. Ada patroli sabhara juga. Reserse juga turun, memetakan residivis-residivis yang beroperasi, khususnya di daerah-daerah rawan kriminalitas," jelas Jenderal Bintang 2 itu.
Untuk mengoptimalkan pengamanan, sebelum operasi ketupat dimulai, polisi juga melakukan operasi cipta kondisi. Gunanya adalah mengantisipasi adanya tindakan-tindakan kejahatan, terutama yang ada di jalan.
"Kita juga lakukan operasi cipta kondisi, sasarannya miras, premanisme, dan begal. Jadi semua sudah kami antisipasi agar kenyamanan pemudik terjamin," tutup Condro.
(Elza Astari Retaduari/Mulya Nurbilkis)










































