Ketua DPR Belarus Yakin Volume Perdagangan dengan Indonesia Tembus US$ 1 M

Laporan dari Belarus

Ketua DPR Belarus Yakin Volume Perdagangan dengan Indonesia Tembus US$ 1 M

Erwin Dariyanto - detikNews
Selasa, 26 Mei 2015 18:47 WIB
Ketua DPR Belarus Yakin Volume Perdagangan dengan Indonesia Tembus US$ 1 M
Irman Gusman dengan Chairman of the House of Representatives (Ketua DPR) Belarus Vladimir Andreichenko. (Erwin/detikcom)
Belarus - Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Irman Gusman menargetkan pada 2018 nanti volume perdagangan Indonesia dengan Belarus bisa mencapai US$ 1 miliar. Perdana Menteri Belarus Andrey Kobyakov dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Belarus Vladimir Andreichenko yakin angka itu bisa dicapai.

"Saya sependapat bahwa target US$ 1 Miliar akan bisa tercapai," kata Vladimir Andreichenko saat menerima Irman Gusman dan rombongan anggota DPD RI. Pertemuan berlangsung di Gedung Senat, Minsk, Belarus, Selasa (26/5/2015).

Untuk itu, kata Andreichenko, semua pihak termasuk parlemen harus bekerja keras mewujudkan terget tersebut. "Belarus serius ingin mengembangkan kerjamasama dengan Indonesia," kata dia.

Menurut Andreichenko, saat ini pemimpin Belarus dan Indonesia tengah mempertimbangkan sejumlah kesepakatan kerjasama di bidang pendidikan, dan investasi. "Saya yakin kalau kita menindaklanjuti kesepakatan yang dibuat, terget volume perdagangan US$ 1 miliar bisa tercapai," kata Andreichenko.

Volume perdagangan Indonesia dengan Belarus selama ini terus mengalami kenaikan. Pada tahun 1995 angkanya masih US$ 20 juta, namun akhir 2014 sudah mencapai US$ 215 juta.

Angka tersebut meningkat 1,8 kali lipat pada tri wulan pertama tahun ini.

Ekspor utama Indonesia ke Belarus antara lain; Tembakau, Elektronik, Karet Alam, Tekstil, Polyester, kayu dan furniture, serta rempah-rempah.

Sementara impor utama Indonesia dari Belarus antara lain; Potassium chloride (potash), ban truck besar (dump truck), benang sintetis, filamen, transmission shaft, alat-alat pertanian, dan beragam jenis metal.

(Erwin Dariyanto/Andri Haryanto)


Berita Terkait