MAARIF Institute Ajak Mahasiwa Membuat Riset Soal Sektarianisme di Indonesia

MAARIF Institute Ajak Mahasiwa Membuat Riset Soal Sektarianisme di Indonesia

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Selasa, 26 Mei 2015 16:24 WIB
MAARIF Institute Ajak Mahasiwa Membuat Riset Soal Sektarianisme di Indonesia
Jakarta - Akhir-akhir ini tengah marah permasalahan internasional yang berujung konflik kekerasan antar agama yang hingga mengakibatkan ribuan korban tewas. Alhasil tidak dapat dipungkiri fenomena sektarianisme kini juga berimbas ke masyarakat Indonesia.

Di level internasional, ada melihat kasus pertentangan antara Sunni-Syiah di Timur Tengah, pembantaian ribuan etnis Rohingya di Myanmar dan kemunculan ISIS di Timur Tengah yang menganggap kelompok lain boleh diperangi.

Selain di tingkat internasional, sektarianisme di tingkat nasional juga mengkhawatirkan. Hal itu tampak dengan nasib jamaah Ahmadiyah di berbagai lokasi di Indonesia, serta konflik lainnya.

Berkaitan dengan kasus sektarianisme yang tengah terjadi, MAARIF Institute menyelenggarakan Maarif Fellowship (MAF) 2015 yang bertujuan melakukan kaderisasi intelektual terhadap kaum muda Indonesia untuk menjadi intelektual yang kritis serta memihak pada kemanusiaan dan keadilan sosial.

"Tema yang dipilih adalah isu sekterianisme di Indonesia. Tapi ingin khusus mengajak peneliti muda ajak agar lebih jauh mendalami masalah sekterianisme di Indonesia namun itu tidak lepas dari yang global dan dimunculkan oleh isu-isu lokal, kita ingin mengajak peneliti muda menyoroti masalah ini," ujar salah satu dewan juri MAF 2015 Sandra Hamid di Kantor Maarif Institute, jalan Tebet Barat Dalam II No.6, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2015).

Adapun program fellowship ini akan berlangsung selama enam bulan yang terdiri dari tahap seleksi, riset, penulisan, dan penganugerahan. Untuk peserta, fellowship ini ditujukan untuk mahasiswa S1 dan fresh graduate.

"Para kandidat yang lolos seleksi nantinya akan diberi kesempatan menjadi visiting researcher di MAARIF institute dan diberikan training dan akses untuk menulis di berbagai media nasional dan uang tunai senilai Rp 12 juta," terangnya.

Kemudian, untuk batas waktu pengiriman proposal riset tersebut, para peserta dibatasi hingga tanggal 28 Juli 2015. Proposal penelitian dapat dikirim melalui Panitia MAF 2015 di alamat Kantor MAARIF Institute for Culture and Humanity di jalan Tebet Barat Dalam II No. 6, Tebet Barat, Jakarta Selatan 12810. Atau dapat melalui email menggunakan file MS.Word dikirim ke maarif@maarifinstitute.org, mujadid.rais@gmail.com, danaidulfitriyana@yahoo.com. Info lebih lanjut dapat dilihat di www.maarifinstitute.org.

(Taufan Noor Ismailian/Rachmadin Ismail)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads