BPOM Mengaku Tak Pernah Terima Email dari Dewi Si Pelapor Beras Plastik

BPOM Mengaku Tak Pernah Terima Email dari Dewi Si Pelapor Beras Plastik

Indah Mutiara Kami - detikNews
Selasa, 26 Mei 2015 16:01 WIB
Jakarta - Dewi Septiani yang pertama kali melaporkan keberadaan beras campur plastik di Bekasi mengaku sempat mengirim email ke BPOM tapi tak direspons. BPOM menegaskan tak pernah menerima email itu.

"Setelah kami periksa, tidak pernah kami terima email tersebut," kata Kepala BPOM Roy Alexander Sparingga saat rapat kerja dengan Komisi IV di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2015).

Sebelumnya, Dewi mengaku tidak serta merta mengunggah ke Facebook dan Instagram terkait beras oplosan plastik yang dia temukan. Dewi dua kali mengirim surat elektronik ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) namun tak mendapat respons.

Kembali ke rapat kerja dengan Komisi IV, Roy menjabarkan langkah-langkah yang dilakukan oleh BPOM setelah ada isu beras campur plastik. Salah satunya adalah koordinasi dengan International Food Safety Authorities Network (INFOSAN). Meski marak di media sosial, INFOSAN memastikan bahwa kasus serupa belum pernah ada di luar negeri.

"Apa ada isu serupa beras plastik yang pernah dilaporkan ke INFOSAN? Tidak pernah dilaporkan walau di medsos marak. Otoritas resmi tidak pernah sampaikan itu benar," ucap Roy.

BPOM sudah selesai melakukan uji sampel beras yang berasal dari Bantar Gebang, Bekasi pada 22 Mei 2015 lalu. Kemudian, hasil itu diserahkan pada Polri dan akan diumumkan Kapolri sore ini.

Selain oleh Kepala BPOM Roy Sparingga, Raker Komisi IV juga dihadiri oleh Mentan Amran Sulaiman dan Dirut Bulog Lenny Sugihat. Rapat diskors pada pukul 15.30 WIB karena Mentan akan mengikuti rapat terbatas terkait beras bersama presiden.

"Kita sepakat lanjutkan rapat pada pukul 19.00 WIB karena Mentan ada rapat dengan Presiden," ucap Ketua Komisi IV Edhy Prabowo yang memimpin rapat.

(Indah Mutiara Kami/Hestiana Dharmastuti)


Berita Terkait