Ini Kata Menko Tedjo Alasan Pemerintah Setahun Tampung Pengungsi Rohingya

Ini Kata Menko Tedjo Alasan Pemerintah Setahun Tampung Pengungsi Rohingya

Herianto Batubara - detikNews
Selasa, 26 Mei 2015 14:57 WIB
Ini Kata Menko Tedjo Alasan Pemerintah Setahun Tampung Pengungsi Rohingya
Jakarta - Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan pemerintah hanya setahun menerima ribuan pengungsi Rohingya dan Bangladesh di Aceh. Ia pun mengungkapkan alasannya.

"Kita menolong Rohingya ini kan dalam kemanusiaan. Yang masuk kita pelihara dengan baik. Tapi bukan berarti kita mengundang yang di laut harus masuk. Tidak demikian. Yang mereka sudah masuk kita terima, kita perlakukan dengan baik," kata Tedjo.

Pernyataan itu disampaikan Tedjo usai acara Seminar Nasional 'Peluang, Tantangan, dan Hambatan Atas Terbukanya Papua Bagi Jurnalis Asing' di Auditorium Adhayana, Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2015).

Tedjo khawatir jika ribuan pengungsi ini terlalu lama di Tanah Air. "Ini akan menimbulkan masalah sosial yang baru," ucap Tedjo yang mengenakan batik coklat lengan panjang dan celana panjang hitam.

"Sehari dua hari, sebulan dua bulan, mereka bergabung tidak apa. Tapi nanti lama-lama penduduk yang miskin lihat, mereka datang nganggur dikasih makan dibiayai, tapi kami rakyat Indonesia sendiri kok nggak dikasih apa-apa ini. Itu akan menimbulkan permasalahan," jelas Tedjo.

"Padahal itu uangnya (biaya hidup pengungsi Rohingya dan Bangladesh di Aceh) bukan dari Indonesia, itu dari luar," sambung Tedjo. Ia menegaskan bahwa para pengungsi dibiayai oleh IOM (International Organization Migration).

Tedjo menambahkan pemerintah masih mengkaji para pengungsi Rohingya dan Bangladesh ini akan ditaruh dimana. Jelasnya, mereka semua sepertinya tidak akan ditempatkan di sebuah pulau khusus seperti yang diwacanakan selama ini.

"Masih dalam kajian kami, ada tim pemantau yang ke Aceh, nanti akan dipisahkan. Mungkin tidak harus pulau tersendiri, tapi daerah sendiri yang terpisah. Diberi waktu satu tahun selesai," imbuh Tedjo.

"Saya akan berkunjung ke Aceh, akan bicarakan dengan kepala daerah (mengenai penempatan ribuan pengungsi Rohingya dan Bangladesh," sambungnya.

(Herianto Batubara/Hestiana Dharmastuti)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini