Cegah Ijazah Palsu, Pemerintah akan Cek Ulang Perguruan Tinggi yang Nonaktif

Bahaya Jual Beli Ijazah

Cegah Ijazah Palsu, Pemerintah akan Cek Ulang Perguruan Tinggi yang Nonaktif

Prins David Saut - detikNews
Selasa, 26 Mei 2015 13:31 WIB
Cegah Ijazah Palsu, Pemerintah akan Cek Ulang Perguruan Tinggi yang Nonaktif
Jakarta - Menteri Ristek dan Dikti M Nasir berencana untuk mengecek ulang setiap perguruan tinggi di Indonesia yang nonaktif. Pengecekan itu dilakukan melalui bank data yang dimiliki oleh Kemenristek dan Dikti.

"‎Di pangkalan data pendidikan tinggi, kami lagi lacak pendidikan tinggi-pendidikan tinggi. Kalau dilihat (di bank data) ada yang aktif dan nonaktif. Yang nonaktif ini akan kami cek ulang semuanya," kata Nasir di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2015).

"Yang aktif pun, yang dirasa memungkinkan, atau pengaduan masyarakat, kami akan cek juga. Jadi itu langkah awal pengawasan," tambahnya.

Kemenristek dan Dikti menyiapkan situs forlap.dikti.go.id untuk menampun‎g pengaduan atau laporan terkait ijazah palsu. Setiap laporan yang masuk akan diklarifikasi oleh pemerintah.

"Dalam pencegahan, kami sudah membangun pangkalan data pendidikan tinggi itu. Kami akan tingkatkan sistem informasi pendidikan tinggi-pendidikan tinggi tersebut supaya tidak bisa dibongkar, kecuali dapat otoritas," ujar Nasir.

Sementara itu, terkait lembaga pendidikan tinggi yang sudah dilaporkan ke Polri, Nasir mengaku baru satu lembaga. Lembaga tersebut berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Kami baru melaporkan satu, yang sudah pasti ke Bapak Kapolri. Di luar itu, kami akan melaporkan pengecekan kembali yang jual beli ijazah atau proses pembelajaran tidak sesuai. Baru satu memang, ke depan kita tertibkan semuanya," ucap Nasir.

(Prins David Saut/Hestiana Dharmastuti)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini