Sebelum bertemu dengan Ketua Dewan Rakyat Demokratik Belarus Mikhail Myasnikovich, Irman sempat meletakkan karangan bunga di Monumen Kemenangan (Victory Monument), di pusat kota Minsk, Ibu Kota Belarus. Peletakkan karangan bunga oleh Irman diiringi upacara militer.
Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang diiringi aubade tentara Belarus di Monumen Kemenangan usai Irman meletakkan karangan bunga. Lagu kebangsaan Belarus juga dikumandangkan.
Setelah meletakkan karangan bunga, Irman bertemu dengan Ketua Dewan Rakyat Demokratik Belarus Mikhail Myasnikovich. Pertemuan berlangsung dengan penuh keakraban. Kedua belah pihak saling menjajaki kemungkinan kerjasama untuk meningkatkan volume perdagangan.
Usai pertemuan tersebut Irman menuju Istana Kepresidenan untuk bertemu dengan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko. Myasnikovich tak hanya mengantar sampai ke mobil, melainkan ikut satu mobil dengan Irman menuju Istana Kepresidenan.
"Bila diperkenankan yang mulia, saya ingin satu mobil dengan yang mulia (Irman Gusman)," kata Myasnikovich.
Irman langsung mengiyakan ajakan tersebut. "Oh mari-mari silakan," kata Irman.
Irman dan Myasnikovich pun satu mobil menuju Istana Kepresidenan untuk bertemu dengan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko.
Senin malam rombongan anggota DPD yang dipimpin Irman Gusman dijamu santap malam oleh Myasnikovich. Sambil bersantap malam keduanya masih membicarakan peluang kerjasama yang bisa ditingkatkan antara Belarus dengan Indonesia.
Bahkan langkah Irman masuk ke dalam mobil untuk kembali dari jamuan santap malam tertahan selama hampir 30 menit. Myasnikovich dan jajaran Senat Belarus serius ingin meningkatkan kerjasama dengan Indonesia.
Hari ini, Selasa (26/5/2015) sejumlah kesepakatan antara Ketua DPD dengan Perdana Menteri, Presiden dan Ketua Dewan Rakyat Republik itu akan dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU).
(Erwin Dariyanto/Salmah Muslimah)










































